Tim Zero Waste School MAN 2 Bantul Raih Bronze Medal pada MARS#13 FMIPA UNY

Bantul (MAN 2 Bantul) — Tim Zero Waste School MAN 2 Bantul meraih Bronze Medal dalam ajang MARS#13 FMIPA UNY yang diselenggarakan oleh FMIPA UNY pada Sabtu (9/5/26). Prestasi tersebut menjadi pengalaman berharga bagi siswa dalam mengembangkan kemampuan riset, presentasi ilmiah, serta wawasan tentang inovasi lingkungan berkelanjutan.

Sebelumnya, berdasarkan hasil penilaian full paper untuk seleksi menuju finalis, tim MAN 2 Bantul berada pada peringkat 14 dari 15 tim yang lolos ke babak final. Meski demikian, tim tetap menunjukkan semangat dan optimisme untuk memberikan penampilan terbaik pada tahap expo dan presentasi final.

Berdasarkan rundown kegiatan finalis LKTI MARS#13, rangkaian acara dimulai sejak pagi hari di Pendopo FMIPA UNY dengan registrasi finalis pukul 07.00–07.30 WIB, dilanjutkan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne UNY, sambutan panitia, Ketua KSI Mist, pembina, hingga sambutan Dekan/Wakil Dekan FMIPA UNY. Setelah itu seluruh finalis berpindah menuju ruang expo untuk melaksanakan persiapan dan penjurian karya.

Kegiatan expo dan penjurian finalis dilaksanakan pukul 08.45–10.30 WIB di Ruang D03.01.1.04 dan D03.01.1.05. Pada sesi tersebut, masing-masing tim menampilkan poster penelitian, produk, serta mempresentasikan ide dan inovasi yang mereka kembangkan kepada dewan juri dan peserta lainnya. Tim Zero Waste School MAN 2 Bantul menampilkan inovasi bertema pengelolaan lingkungan dan budaya zero waste di madrasah yang selama ini dikembangkan melalui berbagai program Adiwiyata dan pengelolaan sampah berkelanjutan.

Setelah sesi expo, kegiatan dilanjutkan dengan presentasi finalis yang berlangsung secara bergantian mulai pukul 10.45 hingga 16.30 WIB di Ruang D02.01.01.07. Masing-masing tim memperoleh waktu sekitar 20 menit untuk mempresentasikan karya sekaligus menjawab pertanyaan dari dewan juri. Suasana kompetisi berlangsung cukup ketat karena seluruh finalis menampilkan inovasi dan penelitian terbaik mereka.

Usai seluruh rangkaian presentasi selesai, panitia memberikan waktu istirahat singkat sebelum pengumuman pemenang dan awarding yang dilaksanakan pukul 17.15–18.00 WIB. Pada pengumuman akhir tersebut, tim MAN 2 Bantul berhasil naik posisi menjadi peringkat 11 dari total 15 finalis dan memperoleh Bronze Medal dengan nilai 350. Hasil tersebut sekaligus menempatkan MAN 2 Bantul pada urutan pertama kategori peraih bronze medal.

Meskipun belum berhasil meraih medali emas maupun perak, capaian ini tetap menjadi hasil yang membanggakan karena tim mampu meningkatkan posisi dari hasil seleksi full paper menuju hasil penilaian akhir. Perjuangan siswa selama mengikuti expo, presentasi, dan sesi tanya jawab menunjukkan semangat belajar, kerja sama, dan keberanian dalam menyampaikan ide ilmiah di hadapan dewan juri.

Pembimbing tim, Puji Lestari, menyampaikan bahwa hasil tersebut patut disyukuri dan menjadi pengalaman penting bagi siswa untuk terus berkembang. Menurutnya, kompetisi bukan hanya tentang meraih juara, tetapi juga tentang proses belajar, keberanian mencoba, dan kemampuan menyampaikan gagasan ilmiah kepada publik.

Alhamdulillah siswa sudah berusaha maksimal. Dari posisi awal ranking 14 saat seleksi full paper, akhirnya bisa naik menjadi peringkat 11 dan memperoleh bronze medal. Ini menjadi pengalaman berharga untuk meningkatkan kemampuan riset, presentasi, dan mental kompetisi siswa ke depannya,” ungkapnya.

Ia juga berharap pengalaman mengikuti kompetisi nasional seperti MARS#13 dapat memotivasi siswa lain di MAN 2 Bantul untuk lebih berani mengikuti kegiatan penelitian dan inovasi. Selain itu, budaya riset dan kepedulian lingkungan yang selama ini dikembangkan di madrasah diharapkan terus tumbuh dan memberikan manfaat nyata.

Dalam kompetisi tersebut, juara umum diraih oleh SMAN 2 Cilacap yang berhasil meloloskan tiga tim ke babak final. Sementara itu, peraih medali emas sekaligus ranking 1 diraih oleh MAN 4 Sleman.

Keikutsertaan Tim Zero Waste School MAN 2 Bantul dalam MARS#13 FMIPA UNY diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus mengembangkan budaya riset, inovasi, dan kepedulian terhadap lingkungan. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga memberikan pengalaman berharga dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi ilmiah, serta wawasan tentang penelitian berkelanjutan.

Madrasah berharap pengalaman yang diperoleh siswa selama mengikuti MARS#13 dapat menjadi bekal penting untuk pengembangan diri di masa depan sekaligus mendorong lahirnya karya-karya inovatif lainnya dari MAN 2 Bantul. (Pjl)

Share ke sosial media
Tags:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by
Scroll to Top