Bantul (MAN 2 Bantul) — Semangat berinovasi dan berkarya terus ditunjukkan oleh para peserta didik MAN 2 Bantul. Kali ini, Aulia Mardiana, siswi Kelas XI Keterampilan Multimedia MAN 2 Bantul, resmi menyelesaikan dan mengunggah karya terbaiknya untuk berpartisipasi dalam Lomba Desain Poster Tingkat Nasional pada ajang Expo dan Rapat Kerja Nasional (Extranas) Madrasah Aliyah Plus Keterampilan dan MAKN Tahun 2026.
Proses pengerjaan dan penyelesaian karya tersebut berlangsung di Laboratorium Multimedia 2 MAN 2 Bantul pada Minggu (23/8/2026). Di bawah bimbingan intensif dari Tuti Mulyati, selaku guru mata pelajaran Informatika dan pembimbing ekstrakurikuler poster MAN 2 Bantul, Aulia berhasil menuntaskan seluruh proses kreatif sebelum batas waktu pendaftaran dan unggah karya ditutup.
Ajang Extranas 2026 merupakan wadah kompetisi bergengsi tingkat nasional yang diselenggarakan bagi seluruh Madrasah Aliyah Plus Keterampilan dan MAKN se-Indonesia. Berdasarkan jadwal resmi panitia, tahap pendaftaran telah dibuka sejak 6 hingga 23 Agustus 2026, sedangkan periode pengunggahan karya berlangsung dari 17 hingga 28 Agustus 2026. Penilaian dewan juri akan dilaksanakan pada 29–31 Agustus 2026, dilanjutkan dengan pengumuman pemenang secara online pada 31 Agustus 2026.
Tuti menyampaikan bahwa keikutsertaan MAN 2 Bantul dalam kompetisi ini bertujuan untuk mempromosikan kreativitas peserta didik, menyebarkan pesan edukatif yang positif, serta mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam mengungkit isu-isu relevan. Hal ini selaras dengan visi besar untuk membawa nama madrasah ke kancah nasional maupun internasional (madrasah mendunia).
“Desain poster bukan sekadar menyusun gambar dan kata-kata, melainkan sebuah proses menciptakan komposisi visual yang menarik dan informatif untuk tujuan tertentu. Melalui harmonisasi elemen grafis, tipografi, serta warna, karya yang dihasilkan harus mampu menyampaikan pesan dengan jelas dan efektif. Di samping itu, prinsip-prinsip mendasar seperti keseimbangan visual, kontras, proporsi, dan kesatuan menjadi perhatian utama agar poster menonjol serta mudah dipahami oleh khalayak,” terang Tuti di sela-sela pendampingan di Lab Multimedia 2.
Pada ajang tahun ini, panitia mengusung tema “Berdaya Saing Global, Berkarakter Lokal”. Tema tersebut menuntut setiap peserta untuk menggali potensi kearifan lokal yang disinergikan dengan semangat modernisasi dan daya saing di tingkat global.
Untuk memenuhi kualifikasi perlombaan yang sangat ketat, Aulia Mardiana harus mematuhi berbagai regulasi teknis yang telah ditetapkan oleh panitia Extranas 2026, antara lain:
-
Orisinalitas Murni: Poster merupakan hasil karya sendiri tanpa mengambil aset elemen dari internet. Seluruh objek visual wajib diperoleh melalui hasil pemotretan atau penggambar manual (illustration) secara langsung oleh peserta.
-
Larangan Alat AI & Canva: Pengelolahan desain wajib menggunakan perangkat lunak standar profesional seperti CorelDraw, Adobe Photoshop, atau Adobe Illustrator. Penggunaan alat bantu berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) maupun platform Canva dilarang keras guna menjaga ketajaman kompetensi teknis peserta.
-
Format & Ukuran Spesifikasi: Karya dibuat pada bidang kertas ukuran A4 tanpa garis tepi, dikirimkan dalam bentuk softcopy berformat JPG/JPEG atau PNG, dilengkapi dengan file mentah, video proses pembuatan, serta lembar deskripsi singkat maksimal 1 halaman dalam format Word.
-
Bahasa & Kaidah Etika: Bahasa yang diperkenankan mencakup Bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai EYD, Bahasa Arab, atau Bahasa Inggris dengan kalimat yang komunikatif, serta terbebas dari unsur SARA, pornografi, sadisme, maupun tindakan merendahkan pihak lain.
  Â
  
Keikutsertaan Aulia dalam ajang ini dipersiapkan secara matang dengan memperhitungkan secara cermat aspek-aspek yang masuk dalam bobot penilaian dewan juri Extranas 2026, yaitu:
-
Komunikatif, Inovatif, dan Edukatif (Bobot 30%): Kejelasan pesan moral dan keterbacaan gagasan utama bagi penonton.
-
Ide atau Gagasan (Bobot 20%): Keaslian konsep dan kedalaman wawasan yang dituangkan dalam bentuk visual.
-
Kreativitas (Bobot 20%): Keunikan gaya penggambaran dan pengolahan tata letak (layout).
-
Kesesuaian Tema (Bobot 15%): Relevansi antara ide visual dengan tema “Berdaya Saing Global, Berkarakter Lokal”.
-
Kerapian (Bobot 15%): Kebersihan eksekusi detail, presisi elemen, dan harmoni pewarnaan.
“Kami berharap karya poster dari siswi MAN 2 Bantul ini mampu memberikan hasil terbaik dan menginspirasi seluruh siswa madrasah untuk terus berprestasi serta memegang teguh nilai-nilai karakter lokal di tengah arus globalisasi,” pungkas Tuti optimis. ™






