Amelia Faradila, Siswi MAN 2 Bantul Lolos ke Semifinal Olimpiade Bahasa dan Aksara Jawa Digital #4

Bantul (MAN 2 Bantul) – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh civitas akademika Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bantul. Amelia Faradila Rizqi Nugroho, siswi kelas X, berhasil menorehkan pencapaian gemilang dengan dinyatakan lolos babak penyisihan dan berhak melangkah ke babak semifinal diajang bergengsi Olimpiade Bahasa dan Aksara Jawa Digital #4 pada Selasa (1/9/2026).

Keberhasilan Amelia menembus babak semifinal ini tak diraih dengan mudah. Ia harus bersaing ketat dengan puluhan hingga ratusan peserta tingkat pelajar dari berbagai daerah yang memiliki ketertarikan tinggi terhadap kebudayaan lokal. Pada tahap babak penyisihan, para peserta diuji kemampuannya dalam memahami tata bahasa Jawa, literasi budaya, hingga kemahiran dalam membaca dan menulis Aksara Jawa secara digital menggunakan komputer maupun perangkat pintar.

Penguasaan teknologi yang dipadukan dengan kecintaan terhadap budaya lokal menjadi kunci utama keberhasilan siswi kelas X tersebut. Menurut Amelia, tantangan terbesar dalam kompetisi ini terletak pada ketelitian saat melakukan digitalisasi Aksara Jawa. Selain pemahaman kaidah penulisan tradisional yang tepat, peserta juga dituntut tangkas dalam mengoperasikan fon (font) dan papan ketik (keyboard) berbasis Aksara Jawa yang sudah terstandardisasi secara digital.

Pihak sekolah mengapresiasi tinggi pencapaian positif yang diraih oleh siswi mudanya tersebut. Kepala MAN 2 Bantul menyampaikan rasa bangga dan dukungan penuh atas capaian Amelia. Pihak madrasah berkomitmen untuk terus mendampingi dan memberikan fasilitas terbaik, baik melalui bimbingan intensif dari guru pendamping maupun dukungan sarana latihan, agar Amelia dapat tampil secara maksimal di babak semifinal mendatang.

Lolosnya Amelia ke babak semifinal Olimpiade Bahasa dan Aksara Jawa Digital #4 juga membuktikan bahwa generasi muda, khususnya siswa madrasah, mampu menjadi garda terdepan dalam merawat seni dan budaya lokal. Di tengah derasnya arus modernisasi dan digitalisasi, apresiasi terhadap bahasa daerah tidak meluntur, melainkan justru menemukan ruang baru untuk berkembang melalui perpaduan teknologi informasi.

Keberhasilan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dan dorongan motivasi bagi seluruh siswa-siswi MAN 2 Bantul lainnya. Pihak madrasah berharap prestasi Amelia dapat memicu semangat rekan-rekan sebaya untuk terus mengeksplorasi potensi diri, tidak hanya di bidang akademik umum, tetapi juga dalam pelestarian nilai-nilai kearifan lokal.

Saat ini, Amelia tengah menjalani serangkaian persiapan khusus bersama guru pembimbing guna mematangkan kesiapan materi, mental, serta ketangkasan teknis untuk menghadapi babak semifinal. Seluruh warga sekolah dan masyarakat berharap langkah Amelia dapat terus melaju hingga babak final dan membawa pulang gelar juara yang dapat membanggakan madrasah serta Kabupaten Bantul secara luas. (TN)

Share ke sosial media
Tags:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by
Scroll to Top