Bantul (MAN 2 Bantul) – Menjelang gelaran puncak Olimpiade Bahasa dan Aksara Jawa Digital #4, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bantul bergerak cepat memberikan dukungan penuh bagi salah satu siswi terbaiknya. Amelia Faradila Rizqi Nugroho, siswi kelas X yang berhasil melenggang hingga ke babak puncak, kini menjalani program pendampingan belajar secara intensif dan terstruktur guna mematangkan kesiapan fisik, mental, serta penguasaan materi.
Program pendampingan belajar ini dirancang khusus oleh tim pembimbing bahasa dan perpustakaan Mutiara Ilmu MAN 2 Bantul. Kesiapan melangkah ke babak final menuntut ketelitian tinggi, mengingat tingkat kesulitan ujian akan semakin meningkat dibandingkan tahap penyisihan dan semifinal sebelumnya. Materi yang diberikan mencakup pengayaan tata bahasa Jawa (unggah-ungguh basa), literasi sastra klasik, hingga simulasi penulisan Aksara Jawa Digital secara cepat dan presisi.
Dalam setiap sesi pendampingan, Amelia didampingi langsung oleh guru pengampu mata pelajaran Bahasa Jawa serta teknisi IT madrasah. Fokus pendampingan tidak hanya tertuju pada pemahaman kaidah penulisan aksaraāseperti pasangan, sandhangan, dan aksara murdaātetapi juga pada ketangkasan mengetik menggunakan tata letak papan ketik (keyboard layout) Aksara Jawa terstandardisasi di perangkat komputer.
“Persaingan di babak final tentu jauh lebih ketat. Oleh karena itu, strategi pendampingan kami arahkan pada simulasi ujian yang mendekati kondisi sebenarnya. Kami melatih ketepatan penulisan sekaligus efisiensi waktu agar Amelia mampu menyelesaikan setiap soal dengan tenang dan cermat,” ujar Tri Nuryanti, guru pembimbing Bahasa Jawa MAN 2 Bantul di sela-sela kegiatan belajar.
Selain penguatan aspek akademis dan teknis, pihak madrasah juga memberikan perhatian khusus pada kesiapan mental dan stamina peserta didiknya. Sesi pendampingan diselingi dengan diskusi santai dan bimbingan motivasi guna menjaga kepercayaan diri Amelia. Pendekatan ini dinilai penting agar siswi kelas X tersebut tidak merasa terbebani oleh tekanan kompetisi dan dapat tampil lepas serta maksimal di laga final kelak.
Fasilitas pendukung seperti laboratorium komputer yang memadai dan akses jaringan internet yang stabil disiapkan sepenuhnya oleh MAN 2 Bantul untuk menunjang kelancaran proses latihan harian. Dukungan penuh dari pihak sekolah ini menjadi wujud nyata komitmen madrasah dalam menyalurkan serta melejitkan potensi bakat para siswanya.

Amelia Faradila sendiri mengaku sangat terbantu dengan adanya pendampingan terpadu dari para guru. Menurutnya, bimbingan yang rutin dan terarah memberinya gambaran yang jelas mengenai evaluasi dari tahap sebelumnya serta cara mengatasi kelemahan teknis saat penulisan digital.
Seluruh keluarga besar MAN 2 Bantul optimistis bahwa ikhtiar dan kerja keras melalui program pendampingan belajar ini akan membuahkan hasil manis. Doa dan dukungan mengalir deras dari para guru serta rekan sesama siswa, berharap Amelia dapat mengukir prestasi terbaik dan membawa pulang gelar juara di tingkat final Olimpiade Bahasa dan Aksara Jawa Digital #4. (TN)






