Lamongan (MAN 2 Bantul) – Stand MAN 2 Bantul mendapat kunjungan istimewa dari Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid Penmad) Kanwil Kementerian Agama DIY, Sidik Pramono, bersama Ketua Tim 2, Abdul Naim, dalam rangkaian Expo dan Rapat Kerja Nasional (EXTRANAS) ke-8 di MAN 1 Lamongan, Jawa Timur, Jumat (11/9/2026).
Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi MAN 2 Bantul untuk memperkenalkan berbagai potensi madrasah, khususnya produk keterampilan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP). Sidik Pramono dan Abdul Naim melihat langsung berbagai produk yang ditampilkan sekaligus berinteraksi dengan tim MAN 2 Bantul di stand.
Tidak sekadar melihat, Sidik Pramono dan Abdul Naim juga berkesempatan mencicipi produk unggulan Tata Boga MAN 2 Bantul, yakni gujahe dan dimsum. Gujahe (gula jawa jahe) yang memiliki cita rasa khas berbahan jahe disajikan sebagai minuman pendamping, sementara dimsum menjadi salah satu produk olahan yang turut menarik perhatian pengunjung.
Guru APHP MAN 2 Bantul, Kurnia Oktaviany, turut mendampingi kunjungan tersebut. Ia menjelaskan secara singkat mengenai produk yang disajikan, mulai dari bahan hingga proses pengolahannya.
Kurnia menyampaikan bahwa produk yang dibawa dalam EXTRANAS tidak hanya ditampilkan sebagai produk kuliner, tetapi juga menjadi bagian dari pembelajaran keterampilan yang mendorong peserta didik untuk berkreasi dan mengenal proses pengolahan pangan secara lebih nyata.
“Produk-produk ini kami hadirkan untuk memperkenalkan hasil keterampilan sekaligus menunjukkan bahwa peserta didik dapat menghasilkan produk yang memiliki nilai jual dan berpotensi dikembangkan menjadi produk kewirausahaan,” jelas Kurnia.
Setelah mencicipi gujahe dan dimsum, Sidik Pramono memberikan respons positif. Ia menilai cita rasa produk yang disajikan cukup menggugah selera.
“Enak, mantap!” ujar Sidik Pramono.
Apresiasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi tim MAN 2 Bantul. Kurnia mengatakan bahwa respons positif dari pengunjung, terlebih dari jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, menjadi motivasi bagi guru dan peserta didik untuk terus meningkatkan kualitas produk.
“Alhamdulillah, kami senang mendapat apresiasi. Ini menjadi penyemangat agar produk keterampilan anak-anak terus kami kembangkan, baik dari sisi rasa, penyajian maupun kemasan,” ungkapnya.
Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam EXTRANAS menjadi momentum untuk memperkenalkan berbagai potensi madrasah kepada peserta dari berbagai daerah.
“Ini menjadi kesempatan bagi kami untuk menunjukkan bahwa program keterampilan di madrasah dapat menghasilkan produk yang kreatif dan memiliki nilai. Apresiasi dari para pengunjung tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan pengembangan,” tuturnya.
Kunjungan Sidik Pramono dan Abdul Naim menambah semarak aktivitas di stand MAN 2 Bantul. Selain menjadi ajang promosi, interaksi tersebut juga menjadi ruang untuk mendapatkan masukan dan apresiasi terhadap pengembangan program keterampilan yang ada di madrasah.
Melalui EXTRANAS ke-8, MAN 2 Bantul tidak hanya memperkenalkan program keterampilan, tetapi juga membawa karya dan cita rasa peserta didik ke tingkat nasional. Gujahe dan dimsum menjadi sajian sederhana yang berhasil menghadirkan satu kesan istimewa: “Enak, mantap!” (ith)






