Cita Rasa Bantul Menyapa Nusantara, Stand MAN 2 Bantul Jadi Magnet EXTRANAS ke-8 di MAN 1 Lamongan

Lamongan (MAN 2 Bantul) – Stand MAN 2 Bantul ramai dikunjungi peserta Expo dan Rapat Kerja Nasional (EXTRANAS) ke-8 yang berlangsung di MAN 1 Lamongan, Jawa Timur. Peserta dari berbagai daerah tampak silih berganti mendatangi stand MAN 2 Bantul untuk melihat berbagai potensi yang ditampilkan sekaligus mencicipi sajian kuliner unggulan Bantul.

Pada kesempatan tersebut, MAN 2 Bantul tidak hanya memperkenalkan program dan inovasi madrasah, tetapi juga membawa sejumlah produk kuliner yang merepresentasikan kekayaan pangan lokal Bantul. Pengunjung berkesempatan mencicipi dimsum, peyek tumpuk, mi lethek, dan gujahe.

Antusiasme pengunjung terlihat, Jumat (11/9/2026)  ketika peserta dari berbagai provinsi menyempatkan diri mampir ke stand MAN 2 Bantul. Mereka tidak hanya mencicipi produk yang disediakan, tetapi juga berbincang dengan tim stand mengenai bahan, proses pengolahan, hingga potensi pengembangan produk tersebut.

Peyek tumpuk menjadi salah satu sajian yang menarik perhatian. Kudapan khas Bantul ini dikenal dengan cita rasa gurih dan teksturnya yang renyah. Sementara itu, mi lethek memperkenalkan salah satu kuliner khas Bantul yang memiliki karakter dan keunikan tersendiri.

Untuk melengkapi sajian, pengunjung juga dapat menikmati gujahe, minuman berbahan jahe yang memberikan sensasi hangat. Adapun dimsum menjadi salah satu produk yang turut memperkaya pilihan sajian di stand MAN 2 Bantul.

Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, menyampaikan bahwa momentum EXTRANAS menjadi kesempatan bagi madrasah untuk memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki, termasuk potensi lokal.

Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menunjukkan bahwa madrasah memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan. Tidak hanya program keterampilan dan inovasi peserta didik, tetapi juga potensi lokal yang dapat dikemas menjadi produk bernilai,” ungkapnya.

Menurutnya, pengenalan produk kuliner lokal di tingkat nasional juga menjadi bagian dari upaya menanamkan semangat kewirausahaan kepada peserta didik. Hal tersebut sejalan dengan identitas MAN 2 Bantul sebagai “Madrasah Technopreneur, Terampil Berkarakter.”

Kehadiran peserta dari berbagai daerah di stand MAN 2 Bantul menjadi kesempatan untuk memperluas jejaring sekaligus memperkenalkan Bantul melalui kekayaan kulinernya. Sajian sederhana yang dihadirkan menjadi jembatan interaksi antara MAN 2 Bantul dengan peserta EXTRANAS dari berbagai penjuru Indonesia.

Dari stand MAN 2 Bantul, cita rasa Bantul pun ikut menyapa peserta EXTRANAS ke-8—mengenalkan madrasah, memperkenalkan potensi lokal, sekaligus membawa semangat technopreneur dan keterampilan ke panggung nasional. (ith)

Share ke sosial media
Tags:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by
Scroll to Top