Bantul (MAN 2 Bantul) – Empat siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bantul jurusan Multimedia kelas XI secara resmi mengakhiri masa Praktik Kerja Lapangan (PKL) mereka di Percetakan Suka-suka pada Jumat (10/7/2026). Momentum penutupan sekaligus penjemputan ini menandai selesainya program magang yang telah mereka tempuh selama kurang lebih tiga bulan guna mendalami dunia industri grafika secara langsung.
Acara pelepasan dan penjemputan siswa PKL ini berlangsung di workshop Percetakan Suka-suka yang beralamat di Klisat, Srihardono, Kecamatan Pundong, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Hadir dalam kesempatan tersebut Tuti Mulyati selaku guru pembimbing PKL dari MAN 2 Bantul, serta Anang selaku Pembimbing PKL Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) yang mewakili pemilik percetakan karena berhalangan hadir. Sementara itu, empat siswa yang dijemput adalah Garindra Naufal Ghani H., Fitra Nanda Pratama, Ahmadi Ilham Pratama, dan Fahrizal Yusuf Affandi.
Program PKL ini telah berlangsung cukup panjang, terhitung sejak 20 April hingga berakhir pada 10 Juli 2026. Selama periode tersebut, para siswa tidak hanya belajar secara teoretis, melainkan langsung terjun ke lapangan untuk menangani berbagai orderan cetak, proses pracetak, hingga tahap finishing produk. Bagaimana pun juga, tantangan di dunia industri kreatif sangat dinamis, dan program ini dirancang agar siswa mendapatkan pengalaman kerja yang riil dan berharga.
Tuti Mulyati selaku guru pembimbing menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pihak Percetakan Suka-suka yang telah bersedia memberikan ruang, ilmu, dan bimbingan kepada anak didiknya. Menurutnya, pengalaman selama hampir tiga bulan ini adalah modal yang sangat mahal bagi masa depan para siswa.
“Kami atas nama madrasah mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesempatan yang diberikan kepada siswa kami. Kami melihat perkembangan yang sangat positif dari anak-anak, baik dari segi keterampilan teknis (hard skills) maupun etos kerja dan kedisiplinan (soft skills). Pengalaman kerja lewat PKL di Percetakan Suka-suka ini tentu akan menjadi bekal berharga saat mereka lulus nanti,” ujar Tuti Mulyati dalam sambutannya.
Di sisi lain, Anang selaku perwakilan dari Percetakan Suka-suka juga memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kinerja Garindra, Fitra, Ahmadi, dan Fahrizal. Ia menilai keempat siswa MAN 2 Bantul ini memiliki kemauan belajar yang tinggi dan mampu beradaptasi dengan cepat terhadap ritme kerja di percetakan.
Bagi para siswa sendiri, berakhirnya masa PKL ini membawa kesan mendalam. Mewakili rekan-rekannya, Garindra Naufal Ghani H. mengungkapkan bahwa banyak hal baru yang tidak mereka dapatkan di bangku sekolah, namun berhasil mereka pelajari di sini. Mulai dari cara mengoperasikan mesin cetak skala industri, teknik setting warna yang akurat, hingga cara berkomunikasi dengan pelanggan dengan baik.
Dengan berakhirnya acara penjemputan tersebut, keempat siswa kelas XI Multimedia ini secara resmi diserahkan kembali ke pihak sekolah untuk melanjutkan proses belajar mengajar di MAN 2 Bantul. Program PKL ini terbukti sukses menjadi jembatan yang kokoh antara dunia pendidikan vokasi dengan kebutuhan riil di dunia industri. ™






