Kepala MAN 2 Bantul Hadiri Pertemuan Kebugaran Jasmani Anak Sekolah, Siap Implementasikan Program GERMAS

Yogyakarta (MAN 2 Bantul) – Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, menghadiri kegiatan Pertemuan Kebugaran Jasmani Anak Sekolah yang diselenggarakan dalam rangka Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) oleh Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Dikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta di Edotel SMKN 6 Yogyakarta, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat budaya hidup sehat di lingkungan satuan pendidikan melalui peningkatan aktivitas fisik peserta didik. Salah satu materi utama disampaikan oleh Hartiningsih, Kepala MAN 2 Yogyakarta, yang memaparkan praktik baik pelaksanaan program Madrasah Piloting Kebugaran Jasmani Anak Sekolah di madrasah yang dipimpinnya.

Dalam paparannya, Hartiningsih menjelaskan bahwa MAN 2 Yogyakarta telah menerapkan berbagai aktivitas sederhana untuk meningkatkan kebugaran jasmani siswa. Program tersebut di antaranya senam pagi yang dilaksanakan secara insidental, ice breaking pada saat pembelajaran oleh setiap guru mata pelajaran, serta pemutaran musik sederhana di kelas yang mengajak seluruh siswa berdiri dan melakukan gerakan ringan mengikuti irama musik.

Menurutnya, aktivitas fisik singkat tersebut mampu mendorong siswa lebih aktif bergerak sehingga memberikan dampak positif terhadap kebugaran tubuh, konsentrasi belajar, dan semangat mengikuti pembelajaran di kelas.

Namun demikian, pelaksanaan program masih menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait ketersediaan sarana dan prasarana, seperti LCD atau perangkat pendukung lainnya. Mengingat durasi aktivitas fisik hanya sekitar 5–10 menit, seluruh perangkat pembelajaran harus dipersiapkan dengan baik agar kegiatan dapat berlangsung efektif tanpa mengurangi waktu belajar.

Menindaklanjuti hasil pertemuan tersebut, MAN 2 Bantul menyatakan kesiapan untuk mengimplementasikan program kebugaran jasmani di lingkungan madrasah. Aktivitas fisik ringan akan diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran sehingga setiap guru mata pelajaran dapat memberikan jeda berupa gerakan sederhana atau ice breaking yang menyehatkan sekaligus meningkatkan fokus belajar siswa.

Selain itu, guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) juga didorong untuk memberikan tugas aktivitas olahraga yang dapat dilakukan siswa di rumah. Pelaksanaan kegiatan tersebut nantinya dilaporkan kepada guru PJOK sebagai bagian dari pembiasaan pola hidup aktif dan sehat.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan GERMAS ini, MAN 2 Bantul berkomitmen mendukung terciptanya lingkungan madrasah yang sehat, aktif, dan produktif. Implementasi program kebugaran jasmani diharapkan tidak hanya meningkatkan kesehatan fisik peserta didik, tetapi juga mendukung kualitas pembelajaran serta pembentukan karakter hidup sehat secara berkelanjutan. (ith)

Share ke sosial media
Tags:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by
Scroll to Top