“Ini Luar Biasa!” Kepala TU Kemenag Bantul Apresiasi Inovasi Gizero Canteen MAN 2 Bantul

Bantul (MAN 2 Bantul) — Usai memberikan sambutan dalam kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan, Pemantauan, dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP), Kepala Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Aminudin, berkesempatan meninjau langsung berbagai inovasi yang dikembangkan oleh Gizero Canteen MAN 2 Bantul, Kamis (3/9/2026). Kehadiran Aminudin menjadi momentum bagi Gizero Canteen untuk memperkenalkan sejumlah karya inovatif yang sebelumnya turut mengantarkan MAN 2 Bantul mengikuti ajang awarding KPP Mining di Jakarta.

Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi Aminudin untuk mengenal lebih dekat berbagai produk dan teknologi inovatif yang dikembangkan oleh tim Gizero Canteen. Inovasi tersebut sebelumnya juga berhasil membawa nama MAN 2 Bantul dalam ajang Awarding KPP Mining yang berlangsung di Jakarta pada pekan sebelumnya.

Dalam kesempatan tersebut, Aminudin melihat sejumlah hasil inovasi Gizero Canteen, mulai dari pemanfaatan sisa makanan hingga pengembangan teknologi untuk mendukung keamanan dan informasi pangan.

Salah satu inovasi yang menarik perhatian adalah pemanfaatan sisa makanan menjadi sabun dan eco-enzyme. Inovasi tersebut menunjukkan bagaimana limbah organik yang selama ini dianggap tidak bernilai dapat diolah kembali menjadi produk yang memiliki manfaat.

Selain itu, Aminudin juga melihat alat pendeteksi kesegaran makanan yang dikembangkan oleh tim Gizero Canteen. Alat tersebut menjadi salah satu inovasi yang mendukung upaya memastikan makanan yang dikonsumsi berada dalam kondisi yang layak dan aman.

Tidak kalah menarik adalah NutriSnap, sebuah aplikasi yang dikembangkan untuk membantu mendeteksi dan memberikan informasi mengenai kandungan makanan. Kehadiran aplikasi tersebut menunjukkan upaya Gizero Canteen dalam memadukan inovasi teknologi dengan edukasi tentang pangan dan gizi.

Aminudin memberikan apresiasi terhadap berbagai inovasi yang dikembangkan oleh Gizero Canteen. Menurutnya, inovasi tersebut tidak hanya kreatif, tetapi juga memiliki manfaat nyata dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Ini luar biasa, mampu menghasilkan inovasi yang memiliki manfaat nyata. Ada pemanfaatan sisa makanan menjadi produk, ada alat untuk mendeteksi kesegaran makanan, dan ada aplikasi NutriSnap. Ini menunjukkan bahwa madrasah mampu melahirkan inovasi yang kreatif dan bermanfaat, ujar Aminudin.

Ia berharap inovasi yang telah dikembangkan dapat terus disempurnakan dan dikembangkan sehingga memiliki manfaat yang semakin luas.

Terus dikembangkan dan jangan berhenti pada penghargaan. Yang lebih penting adalah bagaimana inovasi ini bisa terus digunakan, disempurnakan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat, pesannya.

Keberhasilan Gizero Canteen mengikuti Awarding KPP Mining di Jakarta menjadi motivasi tersendiri bagi tim untuk terus berinovasi. Berbagai produk dan teknologi yang dihasilkan menunjukkan bahwa pembelajaran di madrasah dapat dikembangkan menjadi karya nyata yang mampu menjawab persoalan di lingkungan sekitar.

Melalui Gizero Canteen, MAN 2 Bantul terus mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga kreatif, inovatif, peduli lingkungan, dan mampu menciptakan solusi nyata.

Dengan semangat “Madrasah Maju, Bermutu, Mendunia”, inovasi Gizero Canteen diharapkan terus berkembang dan menjadi inspirasi bahwa dari lingkungan madrasah pun dapat lahir inovasi yang mampu bersaing dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas. (ith)

Share ke sosial media
Tags:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by
Scroll to Top