Bantul (MAN 2 Bantul) – Tim Adiwiyata Unit Keberagaman Hayati madrasah melaksanakan kegiatan pelabelan pohon dan tanaman di seluruh lingkungan madrasah pada Selasa (23/6/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut program Adiwiyata sekaligus persiapan menghadapi penilaian Adiwiyata yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026 mendatang. Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari tersebut melibatkan anggota Tim Adiwiyata Unit Keberagaman Hayati yang diketuai oleh Siti Nuraini dengan anggota tim Aprilia Rahman, Sri Suhartun dan Tri Nuryanti . Mereka melakukan pendataan sekaligus pemasangan label pada berbagai jenis pohon dan tanaman yang tumbuh di area madrasah, mulai dari tanaman hias, tanaman obat keluarga (TOGA), hingga pohon peneduh.
Ketua Tim Adiwiyata Puji Lestari, menjelaskan bahwa pelabelan tanaman merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan edukasi lingkungan bagi seluruh warga madrasah. Melalui label yang dipasang, setiap tanaman dapat dikenali dengan lebih mudah karena memuat informasi mengenai nama lokal, nama ilmiah, serta manfaat dari tanaman tersebut. “Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada warga madrasah tentang keanekaragaman hayati yang ada di lingkungan sekolah. Selain itu, pelabelan juga menjadi bagian dari pemenuhan indikator program Adiwiyata yang akan dinilai pada bulan Juli nanti,” ujarnya.

Pelabelan dilakukan secara sistematis dengan terlebih dahulu mengidentifikasi jenis tanaman yang ada. Setelah data terkumpul, tim mencetak label yang tahan terhadap cuaca dan memasangnya pada lokasi yang mudah dilihat. Dengan cara ini, informasi mengenai tanaman dapat diakses oleh peserta didik maupun tamu yang berkunjung ke madrasah. Program ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen madrasah dalam menciptakan lingkungan belajar yang hijau, bersih, dan edukatif. Selain mempercantik lingkungan, keberadaan label tanaman diharapkan dapat menjadi media pembelajaran langsung bagi peserta didik, khususnya dalam mengenal dan menjaga keanekaragaman hayati.
Menjelang penilaian Adiwiyata pada Juli 2026, berbagai persiapan terus dilakukan oleh seluruh tim. Pelabelan tanaman menjadi salah satu langkah strategis untuk menunjukkan keseriusan madrasah dalam mengelola lingkungan secara berkelanjutan. Kegiatan ini juga sejalan dengan tujuan Program Adiwiyata yang mendorong terciptanya budaya peduli dan berwawasan lingkungan di lingkungan pendidikan. Dengan adanya pelabelan pohon dan tanaman ini, madrasah diharapkan semakin siap menghadapi penilaian Adiwiyata serta mampu menjadi contoh bagi sekolah lain dalam upaya pelestarian lingkungan dan pengembangan pendidikan berbasis keberlanjutan.(ss)






