Bantul (MAN 2 Bantul) – Dalam upaya menyukseskan program Adiwiyata, MAN 2 Bantul terus melakukan berbagai langkah nyata untuk mewujudkan madrasah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan pelabelan tanaman yang ada di lingkungan madrasah. Kegiatan ini mulai dilaksanakan pada Senin (22/6/2026), dan melibatkan para guru MAN 2 Bantul sebagai bagian dari komitmen bersama dalam memperkuat budaya cinta lingkungan di madrasah.
Pelabelan tanaman dilakukan di seluruh area MAN 2 Bantul, mencakup berbagai jenis tanaman yang tumbuh di lingkungan madrasah. Tidak hanya tanaman pohon, kegiatan ini juga menyasar tanaman hias, tanaman toga, serta berbagai tanaman lain yang selama ini menjadi bagian dari penghijauan dan penataan lingkungan sekolah. Dengan adanya pelabelan ini, tanaman-tanaman yang ada di MAN 2 Bantul tidak hanya berfungsi sebagai penghias lingkungan, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi seluruh warga madrasah.
Kegiatan pelabelan tanaman ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya menyukseskan program Adiwiyata, yaitu program yang mendorong sekolah atau madrasah untuk membangun kesadaran warga sekolah dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup. Melalui pelabelan tanaman, MAN 2 Bantul ingin menghadirkan lingkungan yang tidak hanya hijau dan asri, tetapi juga informatif dan edukatif. Dengan demikian, setiap tanaman yang ada di madrasah dapat dikenali lebih dekat oleh siswa, guru, maupun tamu yang berkunjung.
Proses pelabelan diawali dengan kegiatan identifikasi tanaman. Para guru terlebih dahulu mendata dan mengenali jenis-jenis tanaman yang ada di lingkungan MAN 2 Bantul. Tahap ini menjadi langkah penting agar informasi yang dicantumkan pada label benar-benar sesuai dengan nama dan jenis tanaman yang bersangkutan. Setelah proses identifikasi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pembuatan label tanaman yang memuat nama tanaman dalam bahasa Indonesia dan nama ilmiahnya. Kehadiran dua jenis penamaan tersebut diharapkan dapat menambah wawasan warga madrasah, sekaligus memperkuat nilai edukasi dari program ini.
Tidak berhenti pada label nama, MAN 2 Bantul juga melengkapi setiap tanaman dengan barcode. Barcode tersebut dirancang agar dapat diakses untuk memberikan informasi tambahan mengenai tanaman, seperti manfaat, ciri-ciri, atau penjelasan lain yang relevan. Inovasi ini menjadi nilai lebih dalam kegiatan pelabelan tanaman karena memadukan kepedulian lingkungan dengan pemanfaatan teknologi. Dengan adanya barcode, siswa dapat belajar tentang tanaman secara lebih praktis, menarik, dan interaktif hanya dengan memindai kode yang tersedia.
Ā Ā
Ā 
Setelah label selesai dibuat, tahap berikutnya adalah pemasangan label pada tanaman-tanaman yang telah didata. Para guru bekerja sama menempatkan label di berbagai titik lingkungan madrasah secara rapi dan mudah dibaca. Pemasangan dilakukan pada pohon-pohon peneduh, tanaman hias di taman, tanaman toga di area khusus, serta berbagai jenis tanaman lain yang tumbuh di lingkungan MAN 2 Bantul. Suasana kebersamaan dan semangat gotong royong tampak mewarnai jalannya kegiatan tersebut.
Melalui pelabelan tanaman ini, MAN 2 Bantul berharap lingkungan madrasah menjadi semakin hijau, tertata, dan kaya nilai edukasi. Program ini tidak hanya mendukung kelengkapan administrasi Adiwiyata, tetapi juga menjadi media pembelajaran nyata bagi siswa untuk mengenal keanekaragaman hayati yang ada di sekitar mereka. Dengan lingkungan yang hijau dan informatif, MAN 2 Bantul terus menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan madrasah yang nyaman, edukatif, dan berwawasan lingkungan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa semangat Adiwiyata dapat diwujudkan melalui langkah sederhana namun penuh manfaat bagi seluruh warga madrasah. (AR)






