Bantul (MAN 2 Bantul) – Dalam upaya memperkuat keterampilan teknis dan kesiapan mental siswa di dunia kerja, MAN 2 Bantul kembali melaksanakan program Praktik Kerja Lapangan (PKL). Pada Senin (20/4/2026), suasana di Percetakan Suka-suka yang berlokasi di Klisat, Srihardono, Pundong, Bantul tampak lebih hangat dari biasanya. Hal ini dikarenakan adanya prosesi penerjunan empat siswa kelas XI konsentrasi keahlian Multimedia untuk memulai masa bakti industri mereka.
Adapun keempat siswa yang mendapatkan kesempatan berharga ini adalah Garindra Naufal Ghani H, Fitra Nanda Pratama, Ahmadi Ilham Pratama, dan Fahrizal Yusuf Affandi. Mereka secara resmi diserahkan oleh pihak sekolah kepada pihak industri untuk menimba ilmu secara praktis selama beberapa bulan ke depan.
Acara penerjunan ini didampingi langsung oleh Tuti Mulyati, selaku Guru Multimedia MAN 2 Bantul yang juga bertindak sebagai guru pembimbing PKL. Kehadiran beliau memastikan bahwa proses transisi siswa dari lingkungan sekolah menuju lingkungan profesional berjalan dengan lancar. Dalam sambutannya, Tuti Mulyati menekankan pentingnya adaptasi bagi para siswa. Menurutnya, dunia industri memiliki ritme yang sangat berbeda dengan ruang kelas.
Program PKL ini direncanakan berlangsung dalam durasi yang cukup panjang, yakni mulai dari 20 April 2026 hingga 10 Juli 2026. Waktu yang hampir mencapai tiga bulan ini dianggap ideal bagi siswa untuk tidak hanya sekadar “mencicipi” pekerjaan, tetapi benar-benar menguasai alur kerja di industri percetakan.
Selama masa PKL, para siswa diharapkan dapat mengasah berbagai kompetensi multimedia, antara lain:
-
Desain Grafis Terapan: Mengaplikasikan desain ke dalam media cetak seperti banner, undangan, dan kartu nama.
-
Operasional Mesin Cetak: Memahami cara kerja mesin digital printing dan finishing.
-
Manajemen Pelanggan: Belajar bagaimana melayani pesanan dengan komunikasi yang efektif.
-
Disiplin Kerja: Mematuhi jam kerja dan aturan internal perusahaan sebagai bentuk pembentukan karakter.
Dipilihnya Percetakan Suka-suka di Pundong sebagai mitra bukan tanpa alasan. Lokasinya yang strategis di wilayah Bantul serta reputasinya dalam melayani kebutuhan cetak masyarakat luas menjadikannya laboratorium hidup yang sangat baik bagi siswa MAN 2 Bantul. Di sini, dinamika bisnis berjalan dengan cepat, memberikan gambaran nyata bagi Naufal dan kawan-kawan mengenai prospek ekonomi kreatif di masa depan.

Pihak manajemen Percetakan Suka-suka menyambut baik kedatangan para siswa ini. Mereka berkomitmen untuk memberikan bimbingan teknis kepada para siswa agar ilmu yang didapat di sekolah bisa sinkron dengan kebutuhan pasar saat ini.
Program PKL merupakan bagian tak terpisahkan dari kurikulum madrasah keterampilan. Naufal, salah satu siswa yang diterjunkan, menyatakan antusiasmenya. Ia mengaku sudah lama menantikan momen untuk bisa mempraktikkan hobi desainnya dalam skala industri.
“Kami sangat berterima kasih atas kesempatan ini. Kami berjanji akan menjaga nama baik MAN 2 Bantul dan bekerja semaksimal mungkin selama di Percetakan Suka-suka,” ujar Fahrizal dengan penuh semangat.
Dengan dimulainya PKL pada Senin ini, diharapkan pada 10 Juli 2026 mendatang, keempat siswa tersebut kembali ke madrasah dengan membawa segudang pengalaman, portofolio yang mumpuni, serta mentalitas profesional yang siap bersaing. ™






