Tingkatkan Kompetensi Digital, Guru Informatika MAN 2 Bantul Ikuti Workshop e-Modul Berbasis AI di MGMP DIY

Sleman (MAN 2 Bantul) – Dalam rangka merespons perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang kian masif di dunia pendidikan, perwakilan guru Informatika dari MAN 2 Bantul, Tuti Mulyati, menghadiri pertemuan rutin Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Informatika Madrasah Aliyah se-Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kegiatan strategis yang berfokus pada inovasi media pembelajaran ini diselenggarakan pada Kamis (21/5/2026) bertempat di Aula MAN 4 Sleman.

Pertemuan yang dihadiri oleh delegasi guru Informatika dari berbagai madrasah aliyah di lima kabupaten/kota se-DIY ini diawali dengan sambutan hangat dari Ketua MGMP Informatika MA se-DIY, Fajar Rahmadi. Dalam sambutannya, Fajar menekankan pentingnya bagi para pendidik untuk tidak hanya sekadar menjadi penonton dalam pusaran arus digital, melainkan harus mampu bertransformasi menjadi kreator yang adaptif. Pengintegrasian AI dalam proses pembuatan modul ajar diharapkan dapat memangkas waktu administrasi guru, sehingga fokus pembelajaran dapat lebih diarahkan pada pendampingan siswa secara personal dan bermakna.

Memasuki sesi inti, agenda utama pertemuan kali ini adalah pelaksanaan sharing materi mendalam mengenai penyusunan e-modul interaktif memanfaatkan beberapa platform AI mutakhir. Bertindak sebagai narasumber utama adalah Asih Irianto, seorang praktisi sekaligus guru Informatika berdedikasi dari MAN 3 Sleman. Dalam pemaparannya, Anto mengupas secara tuntas strategi praktis dalam memadukan kekuatan generatif AI guna menciptakan bahan ajar yang menarik, responsif, dan sesuai dengan karakteristik siswa milenial maupun generasi Alfa.

Dalam lokakarya tersebut, para peserta dipandu secara langsung untuk mempraktikkan enam langkah taktis penciptaan modul digital secara terintegrasi:

  1. Buat story board dengan Gemini: Peserta memanfaatkan platform Google Gemini (https://gemini.google.com) untuk menyusun rencana detail, peta konsep, tata letak, serta materi pokok dari e-modul yang akan dibuat.

  2. Edit dan Simpan dengan Word: Hasil rancangan kasar dari AI kemudian dipindahkan ke aplikasi pengolah kata Microsoft Word untuk dilakukan penyuntingan bahasa, kurasi konten, serta penyimpanan format agar lebih terstruktur.

  3. Copy hasil editan ke Canva AI Code: Setelah naskah dirasa matang, teks hasil editan di Word disalin secara langsung ke dalam platform Canva AI khusus pengkodean (https://canva.com/ai/code) untuk dieksekusi menjadi tampilan visual.

  4. Cek tampilan hasil generate code: Tahap berikutnya adalah memeriksa secara detail hasil visualisasi otomatis di Canva guna memastikan antarmuka modul terlihat rapi, estetis, dan mudah dibaca oleh siswa.

  5. Tambahkan komponen lain dengan NotebookLM: Untuk memperkaya referensi, studi kasus, atau kuis interaktif, peserta diajarkan memfungsikan Google NotebookLM (https://notebooklm.google.com) sebagai asisten riset pribadi berbasis dokumen lokal.

  6. Edit lanjutan jika diperlukan: Jika masih ditemukan kekurangan atau ketidaksesuaian konten, proses revisi dan kustomisasi desain lanjutan dapat langsung diselesaikan kembali melalui tautan canva.com/ai/code.

Tuti Mulyati, selaku utusan resmi dari MAN 2 Bantul mengungkapkan rasa antusiasmenya yang tinggi selama mengikuti pelatihan. Menurutnya, pemanfaatan ekosistem AI seperti Gemini dan Canva ini sangat membantu menyederhanakan tugas guru dalam merancang materi yang variatif. “Langkah-langkah yang diajarkan sangat sistematis. Dengan adanya e-modul berbasis AI ini, kami dapat menyajikan visualisasi konsep Informatika yang abstrak menjadi jauh lebih interaktif dan mudah dipahami oleh anak didik di madrasah,” ujar Tuti di sela-sela kegiatan praktikum.

Pertemuan yang berlangsung produktif dari pagi hingga sore hari di MAN 4 Sleman—yang berlokasi di Jalan Turi Km 1, Pojok, Harjobinangun, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman—ini ditutup dengan perumusan agenda kerja MGMP untuk periode berikutnya. Berdasarkan kesepakatan bersama seluruh pengurus dan anggota, pertemuan MGMP Informatika MA se-DIY selanjutnya dijadwalkan akan digelar pada bulan Juli atau Agustus 2026 mendatang. Pertemuan tersebut direncanakan bertempat di MAN 1 Yogyakarta dengan menghadirkan pemateri Sabrina Al Zahra dari MAN 3 Bantul.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, MGMP Informatika MA se-DIY kembali mengukuhkan komitmennya dalam mengawal peningkatan mutu pedagogik dan literasi digital para guru. Diharapkan, sekembalinya para delegasi ke madrasah masing-masing, ilmu yang didapatkan dapat segera diimplementasikan secara nyata dalam kegiatan belajar mengajar di kelas demi menyongsong generasi emas yang unggul di bidang teknologi. ™

Share ke sosial media
Tags:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by
Scroll to Top