Solo (MAN 2 Bantul) – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh MAN 2 Bantul. Tim GIZERO Canteen MAN 2 Bantul menerima penghargaan dari Asosiasi Gastronomi dan Kuliner Hijau Indonesia (ANGGReK Hijau Indonesia) dalam rangkaian Konferensi Gastronomi dan Kuliner Hijau Indonesia (KGKHI) III Tahun 2026 yang diselenggarakan di Hotel Asia, Solo, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan ini merupakan forum nasional yang mendorong pengembangan gastronomi, kuliner hijau, ketahanan pangan, dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Penghargaan dari ANGGRek Hijau Indonesia tersebut diserahkan oleh Bara Yudistira, S.T.P., M.Sc., Ph.D., dosen dari Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen MAN 2 Bantul dalam mengembangkan program kantin sehat, penguatan gizi, serta pengelolaan lingkungan berbasis zero waste.
Dalam sesi testimoni kegiatan, Tim GIZERO Canteen MAN 2 Bantul yang diwakili oleh Ketua Tim, Puji Lestari juga berkesempatan mempresentasikan berbagai praktik baik yang telah dilaksanakan di madrasah. Program GIZERO Canteen (Gizi dan Zero Waste Canteen) dikembangkan sebagai gerakan bersama untuk mewujudkan kantin yang sehat, aman, bergizi, dan ramah lingkungan melalui pengurangan sampah plastik sekali pakai serta pengelolaan sampah secara berkelanjutan.
Berbagai inovasi yang dipaparkan antara lain pembiasaan membawa tumbler dan alat makan-minum sendiri, penyediaan gelas guna ulang, pengurangan penggunaan plastik sekali pakai di kantin, analisis kandungan gizi makanan kantin, pengolahan sampah organik menjadi kompos, pupuk organik cair, dan ecoenzim, serta penguatan budaya peduli lingkungan melalui Program Adiwiyata.
Puji Lestari, menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja sama Tim Gizero Canteen dan seluruh warga madrasah dalam membangun budaya hidup sehat dan peduli lingkungan.
“Penghargaan ini bukan tujuan akhir, tetapi menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan GIZERO Canteen sebagai gerakan bersama. Kami ingin kantin madrasah tidak hanya menyediakan makanan yang sehat dan bergizi, tetapi juga mendidik siswa agar bertanggung jawab terhadap lingkungan melalui kebiasaan sederhana, seperti mengurangi sampah plastik dan mengelola sisa makanan dengan bijak,” ungkapnya.
Penghargaan yang diterima Tim GIZERO Canteen MAN 2 Bantul menunjukkan bahwa program lingkungan yang dijalankan madrasah mendapat pengakuan di tingkat nasional. Program ini dinilai sejalan dengan semangat gastronomi hijau, yaitu pengelolaan pangan yang memperhatikan aspek kesehatan, budaya, lingkungan, dan keberlanjutan. Konferensi Gastronomi dan Kuliner Hijau Indonesia III Tahun 2026 sendiri mengangkat tema besar tentang literasi gastronomi berkelanjutan dan praktik terbaik pengembangan kuliner hijau berbasis Sustainable Development Goals (SDGs).
Ke depan, MAN 2 Bantul berkomitmen untuk terus memperkuat Program GIZERO Canteen melalui sinergi Tim Adiwiyata, pengelola kantin, guru, pegawai, dan peserta didik. Diharapkan, program ini tidak hanya menciptakan kantin yang sehat dan minim sampah, tetapi juga membentuk generasi yang memiliki kesadaran gizi, karakter peduli lingkungan, dan tanggung jawab dalam menjaga bumi sebagai rumah bersama.(pjl)






