Tak Ada Toleransi Kriteria: Rapat Kelulusan MAN 2 Bantul Berjalan Ketat dan Terukur

Bantul (MAN 2 Bantul) – Rapat penentuan kelulusan siswa kelas XII MAN 2 Bantul Tahun Ajaran 2025/2026 yang dilaksanakan pada Senin (27/4/26) di aula madrasah. Setelah sambutan dari kepala madrasah, rapat dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Fitria Endang Susana. Dalam forum tersebut, ia mengarahkan jalannya pembahasan secara sistematis dengan menitikberatkan pada kejelasan kriteria serta ketepatan dalam pengambilan keputusan.

Dalam paparannya, Fitria Endang Susana menjelaskan secara rinci indikator kelulusan yang harus dipenuhi oleh setiap siswa. Ia menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap pemenuhan kriteria, sehingga seluruh peserta didik wajib memenuhi standar yang telah ditetapkan madrasah. ā€œSeluruh indikator kelulusan harus dipenuhi secara utuh tanpa pengecualian. Ini adalah bentuk komitmen kita dalam menjaga mutu lulusan dan kepercayaan masyarakat,ā€ tegasnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa kelulusan didasarkan pada beberapa aspek utama, meliputi penyelesaian seluruh program pembelajaran dari kelas X hingga XII, capaian sikap spiritual dan sosial minimal kategori baik, serta keikutsertaan dalam seluruh rangkaian ujian madrasah. Selain itu, program tahfidz juga menjadi syarat wajib yang harus dituntaskan oleh siswa sebagai ciri khas pendidikan berbasis keislaman di MAN 2 Bantul.

Dalam rapat tersebut, Fitria juga menekankan pentingnya akurasi data dalam proses penilaian. Ia mengajak seluruh dewan guru untuk mencermati setiap data nilai siswa, baik nilai madrasah maupun nilai ujian. Nilai madrasah dihitung dari rata-rata nilai pengetahuan dan keterampilan semester 1 hingga 5, sedangkan nilai ujian berasal dari hasil ujian madrasah, dengan skala penilaian 0–100 tanpa desimal. Ketentuan minimal yang harus dipenuhi adalah rata-rata nilai madrasah 70 dan nilai ujian 60. ā€œKetelitian dalam memverifikasi data menjadi kunci agar keputusan yang dihasilkan benar-benar objektif dan dapat dipertanggungjawabkan,ā€ imbuhnya.

Selama proses berlangsung, ia memfasilitasi diskusi terbuka dengan para guru guna melakukan verifikasi dan validasi data secara menyeluruh. Setiap masukan yang disampaikan menjadi bagian dari upaya kolektif untuk memastikan bahwa keputusan kelulusan benar-benar objektif, transparan, dan akurat.

Dengan terselenggaranya rapat ini, MAN 2 Bantul menunjukkan komitmennya dalam menjaga kualitas pendidikan dan menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter dan berakhlak mulia. Seluruh civitas madrasah berharap hasil yang ditetapkan nantinya dapat menjadi langkah awal bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan penuh kesiapan. (ftr)

Share ke sosial media
Tags:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by
Scroll to Top