Yogyakarta (MAN 2 Bantul) – Ketua Tim Pintar (Tim IT) MAN 2 Bantul, Iksan Taufik Hidayanto, mengikuti kegiatan EIKON Technology bekerja sama dengan Google bertema “Membangun Ekosistem Digital Sekolah yang Aman dan Efisien Bersama Google” pada Kamis (11/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Trajumas 1 & 2 Meeting Room, Royal Ambarrukmo Yogyakarta ini diikuti oleh para pendidik, pengelola teknologi informasi sekolah, serta praktisi pendidikan dari berbagai wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kegiatan tersebut bertujuan memberikan wawasan mengenai pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung transformasi pendidikan yang lebih efektif, aman, dan inovatif. Para peserta mendapatkan informasi terbaru mengenai ekosistem Google untuk pendidikan serta perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang kini semakin banyak digunakan dalam dunia pembelajaran.
Pada sesi pertama, Sowwan Habibi, perwakilan Google for Education wilayah Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur, memaparkan berbagai layanan yang tersedia dalam ekosistem Google for Education. Ia menjelaskan bagaimana platform Google dapat membantu sekolah menciptakan lingkungan belajar yang kolaboratif, aman, dan efisien. Selain itu, Sowwan juga mengenalkan program sertifikasi yang disediakan Google bagi pendidik maupun peserta didik sebagai upaya meningkatkan kompetensi digital di era transformasi teknologi.
Sesi berikutnya menghadirkan Endri Wibowo, Customer Engineer EIKON Technology, yang membawakan materi tentang pemanfaatan Generative AI dalam dunia pendidikan. Endri menjelaskan pentingnya teknik menyusun prompt yang efektif agar kecerdasan buatan dapat menghasilkan informasi dan solusi yang lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna. Ia juga memperkenalkan berbagai fitur Gemini for Education yang dapat membantu guru dalam menyusun materi pembelajaran, membuat ringkasan, mencari ide kreatif, hingga mendukung berbagai tugas administrasi pendidikan.
“Gemini for Education dirancang untuk membantu guru dan siswa bekerja lebih efektif, mulai dari menyusun materi pembelajaran, mencari ide, membuat rangkuman, hingga meningkatkan kreativitas. AI bukan untuk menggantikan peran guru, tetapi untuk memperkuat proses belajar mengajar,” ujar Endri Wibowo dalam pemaparannya.

Iksan Taufik Hidayanto menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan madrasah yang saat ini terus berupaya mengembangkan layanan digital berbasis teknologi modern.
“Kegiatan ini memberikan banyak wawasan baru, terutama mengenai pemanfaatan Google for Education dan Gemini AI untuk mendukung pembelajaran maupun administrasi sekolah. Materi tentang teknik membuat prompt yang efektif juga sangat bermanfaat. Semoga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di MAN 2 Bantul untuk memperkuat transformasi digital madrasah yang aman, efisien, dan inovatif,” ungkap Iksan.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, MAN 2 Bantul menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan literasi digital dan memanfaatkan perkembangan teknologi terkini guna mendukung kualitas layanan pendidikan. Pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi bekal dalam mengembangkan berbagai inovasi digital di lingkungan madrasah, sehingga mampu memberikan layanan yang semakin baik bagi guru maupun peserta didik. (ith)






