Bantul (MAN 2 Bantul) — Setelah mengikuti acara penyambutan, para siswa SMA Negeri 1 Susukan, Semarang, melanjutkan kegiatan studi tiru dengan mengunjungi berbagai laboratorium keterampilan yang ada di MAN 2 Bantul. Kunjungan yang dilaksanakan Selasa (28/4/26) ini menjadi momen berharga bagi siswa untuk melihat langsung praktik pembelajaran berbasis keterampilan yang diterapkan di madrasah.
Beberapa lokasi yang dikunjungi antara lain Laboratorium APHP (Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian), Laboratorium Tata Busana, serta Laboratorium Multimedia/Podcast. Para siswa tampak antusias saat berkeliling dan berdialog dengan guru maupun siswa MAN 2 Bantul.
Kegiatan paling menarik terlihat saat berada di Laboratorium Tata Busana. Di sana, para siswa berkesempatan belajar langsung membuat sulaman pita. Praktik ini dipandu oleh guru Tata Busana, Murti Madiyanti dan Afiah Nur Aqini, yang dengan sabar membimbing setiap langkah pembuatan sulaman.
Suasana praktik berlangsung hidup dan menyenangkan. Para siswa tampak bersemangat mencoba teknik demi teknik, mulai dari dasar hingga membentuk pola sederhana. Tawa dan rasa penasaran mewarnai kegiatan tersebut.
Salah satu siswa SMAN 1 Susukan mengungkapkan kesannya, “Kegiatan ini sangat seru dan menambah pengalaman baru bagi kami. Ternyata membuat sulaman pita itu butuh ketelatenan, tapi hasilnya sangat indah.”

Sementara itu, Murti Madiyanti menyampaikan bahwa kegiatan praktik langsung seperti ini diharapkan dapat memberikan gambaran nyata kepada siswa tentang pentingnya keterampilan. “Kami senang bisa berbagi pengalaman dengan adik-adik dari SMAN 1 Susukan. Semoga kegiatan ini bisa menginspirasi mereka untuk terus mengembangkan kreativitas dan keterampilan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mendapatkan wawasan baru, tetapi juga pengalaman langsung yang memperkaya pembelajaran mereka. Kunjungan ke laboratorium menjadi bukti nyata bahwa pendidikan keterampilan dapat dikemas secara menarik, interaktif, dan bermanfaat bagi masa depan siswa. (mm)






