Bantul (MAN 2 Bantul) — Sosialisasi Gizero Canteen yang mengangkat tema makanan bergizi dan gaya hidup sehat dilaksanakan pada Rabu (22/4/2026) di Aula MAN 2 Bantul. Kegiatan ini diikuti oleh 57 peserta yang terdiri dari siswa kader gizi, kader Adiwiyata, pedagang kantin, pengelola kantin, serta bapak dan ibu guru pembina UKS.
Acara dimulai pukul 13.00 WIB dan semula dijadwalkan berakhir pukul 15.00 WIB. Namun, karena tingginya antusiasme peserta, kegiatan baru benar-benar selesai pada pukul 15.15 WIB. Suasana kegiatan berlangsung hidup dan interaktif, ditandai dengan banyaknya pertanyaan dari peserta.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Puskesmas Bantul II, yaitu D. Wahyunarto Tri Nugroho. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya pemilihan bahan makanan yang higienis, kandungan gizi seimbang, serta pengolahan makanan yang tepat untuk menjaga kesehatan.
“Kantin sehat bukan sekadar tempat berjualan makanan, tetapi bagian dari edukasi gizi bagi siswa. Yang utama adalah kualitas, keamanan, dan kandungan gizinya, bukan semata-mata keuntungan,” jelasnya.
Salah satu poin penting yang disampaikan adalah perbedaan mendasar antara kantin sehat dan warung makanan pada umumnya. Ia menegaskan bahwa kantin sehat merupakan bagian dari program UKS yang bertujuan utama memberikan asupan gizi yang baik dan sehat bagi siswa, sedangkan aspek keuntungan berada pada urutan kedua. Berbeda dengan warung makanan yang cenderung berorientasi pada profit, kantin sehat harus mengutamakan kualitas, keamanan, dan nilai gizi makanan yang disajikan.
Ia juga menambahkan pentingnya perubahan perilaku dalam menjaga kesehatan. “Lebih dari separuh faktor kesehatan ditentukan oleh perilaku kita sehari-hari. Apa yang kita makan, seberapa aktif kita bergerak, itu sangat menentukan kondisi tubuh kita,” tambahnya.

Materi juga menyoroti pentingnya gizi seimbang dan gaya hidup sehat. Oleh karena itu, pola makan, aktivitas fisik, serta kebiasaan sehari-hari menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan.
Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan yang diajukan, baik oleh guru maupun siswa. Beberapa di antaranya mengenai kebenaran anggapan minum es teh menyebabkan kegemukan, apakah aktivitas seperti menyapu dapat menggantikan olahraga, serta jenis olahraga yang cocok untuk usia menengah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta semakin memahami pentingnya penerapan gizi seimbang dan mampu berperan aktif dalam mewujudkan kantin sehat di lingkungan MAN 2 Bantul. (ith)






