Bantul (MAN 2 Bantul) – MAN 2 Bantul menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) Tahun 2026 yang bertempat di Rumah Makan Parangtritis, Bantul pada Jumat (25/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan madrasah, wakil kepala madrasah, kepala tata usaha, dewan guru, serta pengurus komite sebagai upaya menyusun program kerja dan memperkuat sinergi dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan.
Sebelum kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dimulai, peserta terlebih dahulu mengikuti acara inti berupa pembahasan Rencana Kegiatan dan Pendapatan Belanja Madrasah (RKPBM) sebagai dasar pelaksanaan program dan pengelolaan anggaran madrasah pada tahun mendatang.
Pada pembahasan tersebut hadir Ketua Komite MAN 2 Bantul, Atmaturidha, beserta para anggota komite. Kehadiran komite menjadi wujud kemitraan antara madrasah dan masyarakat dalam memberikan masukan, pertimbangan, serta dukungan terhadap perencanaan program dan anggaran madrasah.
Dalam sesi pembahasan anggaran, Wakil Kepala Madrasah Bidang Sarana dan Prasarana, R. Hardi Santoso, memaparkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) bidang sarana dan prasarana yang mencakup berbagai program peningkatan fasilitas pembelajaran, pemeliharaan gedung, pengadaan peralatan, serta pengembangan lingkungan madrasah yang mendukung terwujudnya MAN 2 Bantul sebagai madrasah yang nyaman, aman, dan berwawasan lingkungan.
Dalam paparannya, R. Hardi Santoso menjelaskan bahwa penyusunan RAB dilakukan berdasarkan kebutuhan riil madrasah dengan tetap memperhatikan prinsip efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas. Namun demikian, beliau juga menyampaikan bahwa pelaksanaan RAB dapat mengalami penyesuaian seiring berjalannya waktu.
“Rencana Anggaran Biaya yang telah disusun kemungkinan akan mengalami perubahan, terutama kenaikan pada beberapa komponen. Hal tersebut disebabkan oleh harga barang dan material yang bersifat fluktuatif serta dipengaruhi oleh kondisi ekonomi yang terus berkembang. Oleh karena itu, diperlukan fleksibilitas dalam pelaksanaannya tanpa mengurangi kualitas program yang telah direncanakan,” jelas R. Hardi Santoso.
Ketua Komite, Atmaturidha, memberikan apresiasi terhadap keterbukaan madrasah dalam menyusun dan memaparkan rencana anggaran. Menurutnya, transparansi dalam pengelolaan anggaran merupakan salah satu kunci untuk membangun kepercayaan serta meningkatkan kualitas layanan pendidikan di MAN 2 Bantul.
Setelah pembahasan RKPBM selesai, kegiatan dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) yang membahas berbagai program strategis madrasah, penyelarasan target kinerja, serta penguatan kolaborasi seluruh unsur madrasah dalam menghadapi berbagai program dan tantangan pada Tahun Pelajaran 2026/2027.
Melalui pelaksanaan Raker ini, MAN 2 Bantul berharap seluruh program yang telah direncanakan dapat terlaksana secara optimal dengan dukungan seluruh warga madrasah dan komite, sehingga mampu mewujudkan peningkatan mutu pendidikan, pelayanan sarana prasarana yang semakin baik, serta tercapainya visi MAN 2 Bantul sebagai madrasah yang unggul, berprestasi, dan berbudaya lingkungan. (Hardi)






