Perkuat Link and Match, MAN 2 Bantul Tinjau Program Magang Siswa Kelas XII

Bantul (MAN 2 Bantul) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bantul menggelar rapat evaluasi pelaksanaan program magang siswa kelas XII pada Selasa (5/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di aula madrasah tersebut bertujuan untuk menilai efektivitas program sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi siswa selama menjalani praktik di dunia industri.

Rapat dihadiri oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, para guru keterampilan, serta seluruh guru pembimbing magang. Kehadiran para pemangku kepentingan ini diharapkan mampu memberikan gambaran menyeluruh mengenai kinerja siswa di lapangan serta tingkat kesesuaian antara kurikulum pembelajaran dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.

Dalam sambutannya, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Fitria Endang Susana, menegaskan pentingnya kegiatan evaluasi tersebut. Ia menyampaikan bahwa program magang tidak hanya menjadi syarat kelulusan, tetapi juga sarana strategis bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan teknis (hard skills) maupun nonteknis (soft skills).

Berdasarkan laporan para guru pembimbing, secara umum siswa menunjukkan kinerja yang baik dan tingkat kedisiplinan tinggi di berbagai sektor, seperti perkantoran, industri kreatif, hingga jasa teknis. Meski demikian, sejumlah kendala turut menjadi perhatian, di antaranya perbedaan standar operasional di masing-masing mitra industri yang menuntut kemampuan adaptasi lebih cepat dari para siswa.

Selain itu, forum rapat juga menyoroti pentingnya penyelarasan materi pembelajaran di kelas dengan perkembangan teknologi dan perangkat kerja yang digunakan di industri. Hal ini dinilai krusial agar siswa tidak mengalami kesenjangan kompetensi saat terjun langsung ke dunia kerja.

Fitria Endang Susana menambahkan, peningkatan pembekalan teknis sebelum keberangkatan magang perlu menjadi prioritas pada tahun ajaran berikutnya. Dengan persiapan yang lebih matang, siswa diharapkan memiliki kepercayaan diri yang lebih tinggi dalam menghadapi tuntutan industri yang semakin kompleks.

ā€œKami ingin memastikan lulusan MAN 2 Bantul tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga kompetensi yang diakui dunia kerja. Evaluasi ini menjadi pijakan untuk memperkuat kerja sama dengan mitra industri ke depan,ā€ ujarnya.

Rapat yang berlangsung hingga siang hari tersebut ditutup dengan penyusunan draf rekomendasi sebagai bahan perbaikan program. Evaluasi ini sekaligus menegaskan komitmen MAN 2 Bantul dalam menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, guna mencetak lulusan yang siap kerja, kompeten, dan mandiri. (ss)

Share ke sosial media
Tags:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by
Scroll to Top