Bantul (MAN 2 Bantul) — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh peserta didik MAN 2 Bantul. Tim Zero Waste School berhasil lolos ke 15 besar ajang MIPA Road To Scientific Paper #13 (MARS #13) tingkat nasional untuk kategori SMA/MA/SMK/sederajat. Kompetisi ini diselenggarakan oleh KSI Mist FMIPA UNY dan diikuti oleh pelajar serta mahasiswa dari seluruh Indonesia.
MARS #13 merupakan ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) bergengsi yang mendorong generasi muda untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, riset ilmiah, serta menghadirkan solusi inovatif berbasis sains dan teknologi. Tahun ini, MARS #13 mengusung tema besar:
“Inspiring Youth Through STEM-Based Experimental Approach in Addressing Real-World Problems and Advancing the SDGs Issues.”
Melalui tema tersebut, peserta ditantang untuk merancang solusi nyata terhadap berbagai persoalan global, khususnya yang berkaitan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals).
Ketua tim, Achmad Faizin Firdaus, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian tersebut. “Kami sangat bersyukur bisa lolos 15 besar. Ini menjadi motivasi bagi tim untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi nyata melalui karya ilmiah yang kami susun,” ujarnya.
Sementara itu, guru pembimbing Puji Lestari menyampaikan apresiasinya terhadap kerja keras tim.
“Proses yang dilalui tidak mudah. Mulai dari pengumpulan data, analisis, hingga penyusunan karya tulis membutuhkan ketelitian dan ketekunan. Saya bangga dengan semangat dan konsistensi tim Zero Waste School,” tuturnya.
Secara terpisah, Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, memberikan dukungan penuh atas prestasi tersebut.
“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa siswa MAN 2 Bantul mampu bersaing di tingkat nasional. Kami berharap tim dapat melanjutkan perjuangan hingga tahap berikutnya dan meraih hasil terbaik,” ungkapnya.
Keberhasilan Tim Zero Waste School ini semakin menegaskan komitmen MAN 2 Bantul dalam mendorong budaya riset dan inovasi di kalangan peserta didik. Diharapkan, prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi di bidang ilmiah. (ith)






