Madinah (MAN 2 Bantul) – Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, dipercaya menjadi Ketua Kloter 7 Embarkasi Yogyakarta International Airport (YIA) dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Bersama ratusan jamaah, Kloter 7 YIA berhasil menyelesaikan rangkaian ibadah umrah wajib setelah menjalani masa tinggal selama sembilan hari di Madinah.
Nur Hasanah Rahmawati menyampaikan rasa syukur karena mayoritas jamaah mampu menuntaskan salat arbain atau salat berjamaah 40 waktu berturut-turut di Masjid Nabawi.
āSebagian besar jamaah bisa melaksanakan salat arbain penuh 40 waktu tanpa putus. Memang ada beberapa yang tidak penuh karena sakit, mendampingi jamaah sakit, maupun karena uzur,ā ujar Nur Hasanah Rahmawati.
Jamaah Kloter 7 YIA diberangkatkan dari Yogyakarta International Airport pada 30 April 2026. Setelah menyelesaikan rangkaian ibadah di Madinah, jamaah bertolak menuju Makkah pada 9 Mei 2026 pukul 06.00 waktu Arab Saudi.
Kloter 7 YIA terdiri atas sembilan rombongan dengan total ratusan jamaah. Rinciannya meliputi KBIHU Aisyiyah sebanyak 190 orang, KBIHU Multazam 64 orang, KBIHU Rindu Kaābah 45 orang, KBIHU Hajar Aswad 43 orang, KBIHU Bina Umat 4 orang, jamaah non-KBIHU 7 orang, serta enam petugas kloter.
Dalam perjalanan menuju Makkah, rombongan singgah di Bir Ali untuk melaksanakan salat sunah ihram dan mengambil miqat umrah dengan melafalkan niat umrah. Jamaah kemudian tiba di Hotel Al Zaeer Al Akhyar sekitar pukul 12.30 WAS dan diminta beristirahat sebelum menjalankan rangkaian ibadah umrah wajib pada malam harinya.
Mulai pukul 21.30 WAS, jamaah diberangkatkan secara bergiliran menuju Masjidil Haram menggunakan Bus Shalawat nomor 18. Sepanjang perjalanan, jamaah mengumandangkan talbiah dengan penuh khidmat.
Rangkaian umrah diawali dengan tawaf mengelilingi Kaābah sebanyak tujuh putaran dimulai dari Hajar Aswad. Setelah itu jamaah melaksanakan salat sunah dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim dan dilanjutkan meminum air zamzam. Ibadah kemudian diteruskan dengan sai antara Bukit Safa dan Marwah sebanyak tujuh kali perjalanan sebelum ditutup dengan tahalul atau pemotongan rambut sebagai penanda selesainya ibadah umrah.
Menurut laporan Karom 4 Kloter 7 YIA, Tri Suyutiyanto, seluruh rangkaian umrah wajib selesai sekitar pukul 03.00 dini hari waktu setempat dan jamaah kembali ke hotel dalam kondisi lancar. Petugas kloter juga memberikan pendampingan khusus bagi jamaah lanjut usia, pengguna kursi roda, dan jamaah risiko tinggi yang jumlahnya mencapai sekitar 20 orang.
Pelaksanaan umrah wajib Kloter 7 YIA berlangsung tertib dengan pendampingan intensif dari petugas, termasuk pengaturan keberangkatan jamaah secara bergelombang demi menjaga kenyamanan dan keselamatan jamaah selama berada di Masjidil Haram.






