Bantul (MAN 2 Bantul) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bantul menggelar kegiatan Gladi Bersih Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 sebagai langkah strategis dalam mematangkan kesiapan siswa kelas XII pada Rabu (7/10/2026). Kegiatan ini dirancang tidak hanya untuk menguji kesiapan teknis ujian berbasis komputer, tetapi juga sebagai sarana evaluasi pemetaan akademik siswa menuju seleksi masuk perguruan tinggi negeri maupun swasta favorit.
Pelaksanaan gladi bersih TKA ini berlangsung secara bertahap mulai tanggal 5 Oktober hingga 15 Oktober 2026 dan dipusatkan di laboratorium komputer MAN 2 Bantul. Guna menjaga ketertiban, kelancaran lalu lintas jaringan, serta optimalisasi pemanfaatan fasilitas perangkat, pihak madrasah membagi seluruh peserta kelas XII ke dalam dua gelombang utama. Pembagian ini memungkinkan setiap siswa mengikuti jalannya simulasi secara fokus sesuai jadwal yang ditetapkan.
Pada pelaksanaan gelombang pertama, kegiatan diikuti oleh para peserta didik dari kelas XII A, XII B, dan XII C. Selanjutnya, gelombang kedua diisi oleh siswa dari kelas XII D, XII E, dan XII F. Melalui alokasi waktu dan pembagian rombongan belajar ini, seluruh rangkaian uji coba dapat memfasilitasi kebutuhan seluruh siswa secara merata tanpa kendala kapasitas ruangan maupun jaringan.
Gladi bersih TKA memiliki peran krusial sebagai media latihan teknis. Para siswa dilatih secara langsung untuk mengoperasikan sistem navigasi soal, menyesuaikan diri dengan antarmuka aplikasi asesmen berbasis komputer, serta mengelola waktu pengerjaan secara efisien. Adaptasi terhadap penggunaan perangkat ini sangat penting untuk membangun rasa percaya diri siswa, sehingga mereka tidak lagi terhambat oleh masalah teknis saat menghadapi hari H ujian sesungguhnya.
Waka Kurikulum MAN 2 Bantul sekaligus Ketua Pelaksana Ujian, Fitria Endang Susana, M.Pd., menegaskan bahwa orientasi kegiatan ini melampaui aspek teknis belaka. “Gladi bersih ini selain untuk melatih siswa dalam penggunaan perangkat, juga untuk mengukur sampai sejauh mana pemahaman siswa terhadap mata pelajaran yang telah dikuasai. Kegiatan ini sekaligus menjadi persiapan siswa dalam menghadapi TKA dan seleksi masuk perguruan tinggi,” ungkap Fitria di sela-sela pemantauan ujian.
Hasil dari simulasi ini dirancang menjadi bahan evaluasi komprehensif bagi kedua belah pihak. Bagi para siswa, skor dan catatan pengerjaan menjadi cermin untuk mengenali peta kekuatan serta kelemahan materi pelajaran yang masih membutuhkan penguatan. Sementara bagi Pihak MAN 2 Bantul, data hasil gladi bersih menjadi pijakan utama dalam merumuskan strategi pendampingan remedial, bimbingan intensif, serta pembinaan karir akademik siswa secara presisi.
Bagi seluruh siswa kelas XII, rangkaian TKA merupakan jembatan penentu sebelum melangkah ke jenjang pendidikan tinggi. Oleh karena itu, MAN 2 Bantul berkomitmen mendampingi siswa tidak hanya pada aspek materi pelajaran, tetapi juga kesiapan mental dan ketenangan dalam memecahkan soal-soal berstandar nasional.
Melalui penyelenggaraan gladi bersih yang terstruktur ini, MAN 2 Bantul berharap seluruh siswa dapat memanfaatkan momentum simulasi dengan sungguh-sungguh. Persiapan yang matang dan menyeluruh diharapkan mampu membekali para lulusan MAN 2 Bantul untuk bersaing secara optimal serta berhasil menembus perguruan tinggi impian sesuai dengan bakat dan cita-cita mereka. (mb)






