Bantul (MAN 2 Bantul) – Kreativitas dan inovasi murid MAN 2 Bantul kembali mendapat panggung melalui Mandaba Innovation Hunt 2026. Pengumuman pemenang yang dilaksanakan pada Senin (19/10/2026) ini menjadi bagian dari upaya madrasah menjaring talenta digital muda yang berpotensi mewakili MAN 2 Bantul dalam ajang PROCOMMIT V16 yang diselenggarakan oleh Program Terapan Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (PRODISTIK) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).
Mengusung tema “Ignite Your Inner IT” dengan tagline “The Next Generation Starts Here”, Mandaba Innovation Hunt menjadi wadah bagi murid untuk menyalurkan ide, mengembangkan keterampilan digital, dan menghasilkan karya inovatif. Kompetisi ini mencakup kategori Excel Programming, Poster Design, Micro Drama, Low Code/No Code, Animation, dan PIFTIK, serta apresiasi proyek akhir bagi murid kelas XII.
Berdasarkan pengumuman, Aulia Mardiana dari kelas XI F menjadi pemenang kategori poster melalui karya Dari Buku Hingga Kode Masa Depan. Kategori video dimenangkan oleh Zabarjad, Rhea, dan Maritza melalui karya Kesempatan yang Tersisa.
Pada kategori karya akhir, Ahmad Hafidz dari kelas XII A terpilih melalui karya berjudul Perancangan Website Edukasi dan Panduan Penerapan Hidroponik Vertikal Berbasis Pemanfaatan Air Hujan untuk Mendukung Kemandirian Pangan di Lahan Sempit. Sementara itu, kategori Low Code/No Code dimenangkan Asad, Fauzul, dan Rafief dari kelas XI E melalui Aplikasi Perpustakaan. Kategori PIFTIK dimenangkan Evelyn dan Mutia melalui Trash2Treasure, sedangkan kategori animasi dimenangkan Nafiza melalui Satu Klik, Seribu Potensi.
Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, mengapresiasi kreativitas dan semangat murid dalam menghasilkan karya. “Kami berharap kegiatan ini menjadi ruang bagi murid untuk mengembangkan potensi, berani berinovasi, dan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Prestasi bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga proses belajar dan keberanian menciptakan solusi,” ujarnya.
Ketua PRODISTIK MAN 2 Bantul, Fitria Endang Susana, menjelaskan bahwa kompetisi ini juga menjadi sarana pemetaan potensi murid untuk menghadapi ajang yang lebih luas. “Melalui Mandaba Innovation Hunt, kami mengidentifikasi karya-karya yang memiliki kreativitas, nilai guna, dan potensi pengembangan. Harapannya, murid terpilih dapat mematangkan karyanya untuk mengikuti PROCOMMIT V16 ITS,” jelasnya.
Salah satu pemenang, Ahmad Hafidz, mengaku bersyukur atas apresiasi yang diterimanya. “Saya senang karya yang saya kembangkan mendapat apresiasi. Saya belajar bahwa teknologi tidak hanya digunakan untuk membuat aplikasi atau website, tetapi juga dapat menjadi solusi bagi permasalahan di sekitar kita. Saya berharap karya ini bisa terus dikembangkan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Guru Keterampilan MAN 2 Bantul, Janik Munandari, turut mendukung pengembangan kreativitas murid melalui karya yang mengintegrasikan keterampilan, teknologi, dan pemecahan masalah. Pengalaman berkompetisi diharapkan dapat menumbuhkan kepercayaan diri, kemampuan berkolaborasi, dan semangat untuk terus berkarya.
Pendaftaran PROCOMMIT V16 ITS dibuka pada 10–30 Oktober 2026 melalui platform myPRODISTIK. Mandaba Innovation Hunt menjadi langkah awal MAN 2 Bantul dalam memetakan potensi, mengembangkan karya, dan menyiapkan murid untuk berkompetisi di tingkat yang lebih luas.
Melalui kegiatan ini, MAN 2 Bantul memperkuat identitasnya sebagai Madrasah Technopreneur Terampil Berkarakter, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, terampil digital, dan mampu menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. (ftr)






