Bersama untuk Anak Hebat, MAN 2 Bantul Perkuat Sinergi dengan Orang Tua

Bantul (MAN 2 Bantul) — MAN 2 Bantul menggelar pertemuan Paguyuban Orang Tua (POT) pada Rabu (12/8/26), bertempat di Masjid At Ta’awun. Kegiatan yang diinisiasi oleh Komite MAN 2 Bantul tersebut menjadi ruang strategis untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara madrasah, komite, dan orang tua dalam mendukung pendidikan serta pembinaan peserta didik.

Pertemuan dihadiri Ketua Komite MAN 2 Bantul, Atmaturida, bersama jajaran pengurus komite. Dari pihak madrasah hadir Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, jajaran pimpinan, serta para wali kelas. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan komitmen bersama untuk membangun komunikasi yang lebih erat dan berkelanjutan demi kepentingan peserta didik.

Dalam pemaparannya, Sekretaris Komite MAN 2 Bantul, Sugito, menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendukung berbagai program madrasah. Menurutnya, proses pendidikan akan berjalan lebih optimal apabila madrasah dan keluarga memiliki komunikasi serta kerja sama yang baik.

Madrasah tidak dapat berjalan sendiri dalam mendidik dan membimbing anak-anak. Dukungan dan keterlibatan orang tua sangat dibutuhkan agar berbagai program madrasah dapat berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang maksimal,” ungkap Sugito.

Berbagai agenda dan program madrasah menjadi bahan pembahasan dalam pertemuan tersebut, mulai dari bidang akademik, kesiswaan, pembinaan karakter, hingga pengembangan potensi peserta didik. Forum POT juga menjadi sarana untuk menyamakan persepsi antara madrasah dan orang tua dalam memberikan pendampingan kepada siswa.

Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, menyampaikan bahwa keberhasilan pendidikan tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi antara madrasah, keluarga, dan berbagai unsur pendukung pendidikan.

Kami berharap komunikasi dan sinergi antara madrasah dengan orang tua semakin kuat. Madrasah memiliki berbagai program dan target yang ingin dicapai, namun dukungan orang tua menjadi bagian penting agar anak-anak dapat mengikuti dan menjalani setiap program dengan baik,” tutur Nur Hasanah Rahmawati.

Ia juga berharap POT dapat berkembang menjadi wadah komunikasi yang positif, terbuka, dan konstruktif. Orang tua diharapkan tidak hanya memberikan dukungan terhadap pencapaian akademik, tetapi juga terlibat dalam membentuk karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kesiapan anak menghadapi masa depan.

Mari kita bersama-sama mendampingi anak-anak, tidak hanya dalam pencapaian akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kesiapan mereka menghadapi masa depan,” tambahnya.

Kehadiran para wali kelas turut memperkuat fungsi komunikasi dalam pertemuan tersebut. Sebagai penghubung antara madrasah dan keluarga, wali kelas memiliki peran penting dalam menyampaikan perkembangan akademik, karakter, kedisiplinan, serta kebutuhan peserta didik kepada orang tua.

Melalui pertemuan POT ini, MAN 2 Bantul berharap terbangun komunikasi yang semakin intensif dan hubungan yang harmonis antara madrasah, komite, dan orang tua. Sinergi yang kuat diharapkan menjadi salah satu fondasi dalam mendukung seluruh program madrasah sekaligus menghadirkan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik.

Bersama orang tua, madrasah membangun komunikasi, memperkuat kolaborasi, dan menyiapkan generasi yang unggul serta berkarakter. (ftr)

Share ke sosial media
Tags:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by
Scroll to Top