Bekali Peserta Menuju Asesmen Jabatan, Guru MAN 2 Bantul Ikuti Pembinaan Kanwil Kemenag DIY

Yogyakarta (MAN 2 Bantul) – Dalam rangka mempersiapkan kader pemimpin yang kompeten dan berintegritas di lingkungan Kementerian Agama, guru MAN 2 Bantul, Fitria Endang Susana, mengikuti kegiatan Pra Asesmen Pengisian Jabatan yang diselenggarakan pada Kamis (5/11/2026) di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kegiatan ini menjadi tahapan persiapan bagi peserta yang akan mengikuti asesmen pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Agama DIY. Acara dipandu oleh H. Edi Purwanto, S.Pd., M.Pd.Si., selaku Ketua Tim Sumber Daya Manusia Kanwil Kemenag DIY.

Laporan kegiatan disampaikan oleh H. Abd. Suud, S.Ag., M.Si., Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag DIY. Dalam laporannya, ia menjelaskan bahwa dari 57 peserta yang terjaring, sebanyak 34 peserta dinyatakan akan mengikuti asesmen pengisian jabatan yang dijadwalkan berlangsung pada 10–12 November 2026.

Ia menyampaikan bahwa kegiatan asesmen ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, memastikan seluruh rangkaian penyelenggaraan asesmen berjalan lancar sehingga menghasilkan keluaran yang sesuai dengan harapan. Kedua, sebagai upaya menyiapkan kader-kader potensial untuk menduduki posisi strategis, baik di lingkungan madrasah, Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, maupun Kanwil Kemenag DIY.

“Asesmen ini berlaku selama tiga tahun sehingga menjadi kesempatan penting bagi para peserta untuk menunjukkan kompetensi dan potensi terbaiknya,” ungkap Abd. Suud.

Pembinaan sekaligus arahan disampaikan oleh Kepala Kanwil Kemenag DIY, Dr. H. Ahmad Bahiej, S.H., M.Hum. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya kesungguhan peserta dalam mengikuti setiap tahapan asesmen. Menurutnya, asesmen bukan sekadar proses penilaian, melainkan juga gambaran atau rapor atas kompetensi dan kapasitas diri masing-masing peserta.

“Asesmen ini merupakan penilaian bagi peserta. Anggaplah asesmen ini sebagai rapor kita, sehingga kita harus berusaha semaksimal mungkin agar memperoleh hasil yang terbaik,” pesannya.

Lebih lanjut, Ahmad Bahiej mengingatkan bahwa pengalaman mengikuti asesmen juga menjadi bagian penting dari perjalanan profesional peserta. Hasil dan proses yang dijalani dapat menjadi portofolio yang menunjukkan kesiapan, kemampuan, serta rekam jejak dalam pengembangan karier di lingkungan Kementerian Agama.

Keikutsertaan Fitria Endang Susana dalam kegiatan ini menjadi salah satu bentuk partisipasi guru madrasah dalam pengembangan kompetensi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Sebagai pendidik di MAN 2 Bantul, kesempatan tersebut juga menjadi pengalaman berharga untuk memperluas wawasan tentang tata kelola kelembagaan, kepemimpinan, dan pengembangan karier di lingkungan Kementerian Agama.

Melalui kegiatan pra asesmen ini, diharapkan seluruh peserta semakin siap menghadapi tahapan asesmen utama pada 10–12 November 2026. Lebih dari sekadar proses seleksi, asesmen ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menyiapkan sumber daya manusia Kementerian Agama yang profesional, kompeten, dan siap mengemban amanah pada berbagai posisi strategis. (ftr)

Share ke sosial media
Tags:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by
Scroll to Top