SATRIA GUNUNGKIDUL Jadi Inspirasi, Guru MAN 2 Bantul Dalami Pendidikan Berbasis Kemandirian

Bantul (MAN 2 Bantul) — Upaya meningkatkan wawasan dan kompetensi pendidik terus dilakukan melalui berbagai forum edukatif yang relevan dengan perkembangan pendidikan. Salah satunya melalui JBR Ngepodcast: Dinas Dikpora Menyapa #9 yang mengangkat tema “Transformasi Pendidikan Menuju Kemandirian Melalui Solusi Aksi Terampil Siswa SMA Gunungkidul (SATRIA GUNUNGKIDUL)”.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat (2//10/2026), pukul 13.00–14.00 WIB, dan disiarkan secara langsung melalui YouTube Jogja Belajar. Guru MAN 2 Bantul, Khuzaifah turut mengikuti kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan mengenai inovasi pendidikan dan pengembangan keterampilan peserta didik.

JBR Ngepodcast kali ini menghadirkan tiga narasumber yang memiliki pengalaman dalam pengelolaan dan pengembangan pendidikan di tingkat menengah, yaitu Wasidi Kepala Balai Pendidikan Menengah (Baldikmen) Gunungkidul; Comed Sudarsono Pengawas Ahli Madya; serta Suyatna Kepala SMAN 1 Patuk. Diskusi dipandu oleh Septandho Hishal sebagai host.

Pembahasan berfokus pada program SATRIA GUNUNGKIDUL, sebuah gagasan yang mengarahkan peserta didik untuk mengembangkan aksi terampil dan solusi yang memiliki manfaat bagi lingkungan sekitar. Program tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga membangun keterampilan, kreativitas, kemandirian, dan kemampuan siswa dalam menghadapi persoalan nyata.

Melalui pendekatan tersebut, peserta didik diberikan ruang untuk mengenali potensi diri dan lingkungan, kemudian mengembangkan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan. Pendidikan diharapkan mampu menghasilkan generasi yang tidak hanya siap melanjutkan pendidikan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk beradaptasi, berkarya, dan memberikan kontribusi bagi masyarakat.

Khuzaifah menyampaikan bahwa pembahasan mengenai SATRIA GUNUNGKIDUL memberikan inspirasi tentang pentingnya menghadirkan pembelajaran yang dekat dengan kehidupan peserta didik.

“Yang menarik dari pembahasan ini adalah bagaimana keterampilan siswa diarahkan menjadi solusi nyata. Pendidikan tidak hanya tentang memahami materi, tetapi juga bagaimana siswa mampu mengembangkan potensi, melihat persoalan di sekitarnya, kemudian menghasilkan aksi atau karya yang bermanfaat,” ungkap Khuzaifah.

Menurutnya, gagasan tersebut relevan untuk terus dikembangkan dalam pembelajaran di madrasah. Guru memiliki peran penting dalam memberikan ruang kepada peserta didik untuk bereksplorasi, berkreasi, bekerja sama, dan belajar menyelesaikan persoalan secara nyata.

Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, mengapresiasi keikutsertaan Khuzaifah dalam forum pengembangan wawasan pendidikan tersebut. Menurutnya, guru perlu terus memperkaya pengetahuan dan mengambil inspirasi dari berbagai praktik baik yang berkembang di satuan pendidikan lain.

“Kami mengapresiasi semangat guru MAN 2 Bantul untuk terus belajar dan mengikuti perkembangan inovasi pendidikan. Berbagai wawasan yang diperoleh diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk menghadirkan pembelajaran yang semakin kontekstual, kreatif, dan mampu mengembangkan kemandirian peserta didik,” tuturnya.

Keikutsertaan dalam JBR Ngepodcast Dinas Dikpora Menyapa #9 menjadi salah satu pengalaman belajar bagi Khuzaifah untuk memahami lebih jauh pentingnya pendidikan berbasis keterampilan dan kemandirian. Inspirasi dari program SATRIA GUNUNGKIDUL diharapkan dapat menjadi referensi dalam mengembangkan pembelajaran yang mendorong peserta didik untuk aktif berkarya dan memberikan solusi.

Melalui kegiatan tersebut, pendidikan kembali ditegaskan sebagai proses untuk menyiapkan generasi yang memiliki pengetahuan, keterampilan, karakter, dan kemandirian. Semangat inovasi dan aksi terampil siswa menjadi bagian penting dalam mewujudkan pendidikan yang semakin relevan dengan kebutuhan zaman. (khz)

Share ke sosial media
Tags:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by
Scroll to Top