Bantul (MAN 2 BAntul) – MAN 2 Bantul menggelar diskusi bersama pengelola Program Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi (Prodistik) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya untuk membahas kurikulum jurusan Otomotif dan Pengelasan yang akan diterapkan di madrasah tersebut. Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 7 September 2026, bertempat di ruang Kepala Madrasah ini dilaksanakan melalui media Zoom Meeting dan menghasilkan kesepakatan kurikulum baru yang mengintegrasikan teknologi informasi terapan ke dalam pembelajaran keterampilan Otomotif dan Las di MAN 2 Bantul.
Diskusi yang berlangsung secara daring tersebut dihadiri oleh Ketua Prodistik ITS, Ismaini Zain, beserta tim Sekretariat Prodistik ITS yang mengikuti pertemuan dari Surabaya. Sementara dari pihak MAN 2 Bantul, hadir secara langsung di ruang Kepala Madrasah yakni Kepala Madrasah Nur Hasanah Rahmawati, Wakil Kepala Madrasah bidang Kurikulum Fitria Endang Susana, guru Keterampilan Otomotif Purwosusilo, serta guru Keterampilan Las Moh. Burhan.
Pemanfaatan Zoom Meeting dalam diskusi ini menjadi salah satu bentuk nyata penerapan teknologi informasi dalam proses koordinasi antarlembaga, sekaligus selaras dengan tema besar yang dibahas, yaitu integrasi teknologi informasi terapan dalam kurikulum keterampilan. Melalui platform virtual tersebut, kedua belah pihak dapat berdiskusi secara efektif meski berada di lokasi yang berbeda.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas secara mendalam rancangan kurikulum yang akan diterapkan pada program keterampilan Otomotif dan Pengelasan. Salah satu poin penting yang disepakati adalah pengintegrasian teknologi informasi terapan ke dalam materi pembelajaran, sehingga peserta didik tidak hanya menguasai keterampilan teknis di bidang otomotif dan pengelasan, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi informasi dalam mendukung proses kerja dan produktivitas di bidang tersebut.
Kepala Madrasah MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, menyambut baik kerja sama ini. “Kami sangat bersyukur atas terjalinnya kerja sama dengan Prodistik ITS. Kurikulum yang mengintegrasikan teknologi informasi ini sejalan dengan visi madrasah untuk mencetak lulusan yang tidak hanya terampil secara teknis di bidang otomotif dan pengelasan, tetapi juga melek teknologi sehingga mampu bersaing di dunia kerja,” ungkapnya.
Wakil Kepala Madrasah bidang Kurikulum, Fitria Endang Susana, memberikan tanggapan positif terkait hasil diskusi tersebut. “Kurikulum yang kami susun bersama tim Prodistik ITS ini nantinya tidak hanya menekankan kompetensi teknis di bidang otomotif dan pengelasan, tetapi juga membekali siswa dengan kemampuan pemanfaatan teknologi informasi. Kami berharap lulusan MAN 2 Bantul semakin siap bersaing di dunia kerja maupun dunia industri,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Prodistik ITS, Ismaini Zain, menyampaikan apresiasi atas inisiatif MAN 2 Bantul dalam mengembangkan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan zaman. “Kami mengapresiasi langkah MAN 2 Bantul yang proaktif ingin mengintegrasikan teknologi informasi ke dalam kurikulum keterampilan vokasi. Ini merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan lulusan yang kompetitif dan siap menghadapi tantangan industri 4.0,” katanya.
Guru Keterampilan Otomotif, Purwosusilo, dan guru Keterampilan Las, Moh. Burhan, turut memberikan masukan terkait implementasi teknis kurikulum tersebut di lapangan, khususnya menyangkut penyesuaian modul praktik dan penerapan perangkat teknologi informasi dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari.
Dengan disepakatinya kurikulum ini, MAN 2 Bantul optimistis mampu mencetak peserta didik yang unggul di bidang Otomotif dan Pengelasan dengan bekal kemampuan teknologi informasi yang mumpuni. Kerja sama antara MAN 2 Bantul dan Prodistik ITS ini diharapkan dapat terus berlanjut dan dikembangkan pada program-program lain di masa mendatang, guna mendukung visi madrasah dalam mencetak generasi yang unggul, terampil, dan berdaya saing tinggi di era digital. (ftr)






