Upacara Bendera MAN 2 Bantul, Mubtadiin Ingatkan Empat Permata dalam Diri Manusia

Bantul (MAN 2 Bantul) — MAN 2 Bantul kembali melaksanakan upacara bendera pada Senin (7/9/2026) di halaman madrasah. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh siswa, guru, tenaga kependidikan, serta mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) yang sedang melaksanakan kegiatan di MAN 2 Bantul.

Bertindak sebagai pembina upacara, Mubtadiin menyampaikan amanat yang mengajak seluruh peserta untuk menjaga empat hal penting yang menjadi “permata” dalam diri manusia, yaitu akal, agama, sifat malu, dan amal saleh.

Dalam amanatnya, Mubtadiin mengutip sabda Rasulullah saw. sebagaimana yang disebutkan dalam Ihya’ Ulumiddin. Rasulullah saw. bersabda:

“Ada empat permata dalam tubuh manusia yang dapat hilang karena empat hal. Empat permata tersebut adalah akal, agama, sifat malu, dan amal saleh.”

Menurut Mubtadiin, empat hal tersebut merupakan bagian penting yang harus dijaga dalam kehidupan. Akal menjadi bekal manusia untuk berpikir dan membedakan yang baik dan buruk. Agama menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan, sedangkan rasa malu menjadi penjaga diri dari perbuatan tercela. Sementara itu, amal saleh menjadi wujud nyata kebaikan yang dilakukan manusia.

Lebih lanjut, Mubtadiin menyampaikan bahwa Rasulullah saw. juga mengingatkan adanya empat perilaku yang dapat menghilangkan keempat permata tersebut.

“Ghadlah (marah-marah) dapat menghilangkan akal, iri dan dengki (hasud) dapat menghilangkan agama, serakah (thama’) dapat menghilangkan sifat malu, dan menggunjing (ghibah) dapat menghilangkan amal saleh.”

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh peserta upacara agar senantiasa melakukan introspeksi terhadap perilaku sehari-hari. Kemarahan yang tidak terkendali dapat membuat seseorang kehilangan pertimbangan akal sehat. Sementara iri dan dengki dapat mengikis nilai-nilai agama dalam diri seseorang.

Demikian pula sifat serakah yang dapat menghilangkan rasa malu, serta kebiasaan menggunjing yang dapat menghapus nilai amal kebaikan. Karena itu, menjaga perilaku menjadi bagian penting dalam membentuk pribadi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga baik secara akhlak.

Amanat tersebut relevan dengan kehidupan siswa di lingkungan madrasah. Di tengah interaksi dan aktivitas sehari-hari, siswa diharapkan mampu mengendalikan emosi, menjaga hubungan dengan sesama, menghindari iri dan dengki, tidak berlebihan dalam mengejar keinginan, serta menjaga lisan dari perkataan yang dapat menyakiti atau merugikan orang lain.

Upacara bendera berlangsung dengan tertib dan khidmat. Selain menjadi sarana menumbuhkan sikap disiplin dan nasionalisme, kegiatan rutin tersebut juga menjadi ruang bagi madrasah untuk menyampaikan pesan-pesan pendidikan, karakter, dan keagamaan kepada seluruh warga madrasah.

Melalui amanat tersebut, peserta upacara diajak untuk senantiasa menjaga empat permata dalam diri: akal, agama, malu, dan amal saleh, sekaligus menjauhi empat perilaku yang dapat merusaknya, yaitu marah, hasud, thama’, dan ghibah.

Pesan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai nasihat dalam upacara, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga seluruh warga MAN 2 Bantul mampu membangun lingkungan madrasah yang semakin berkarakter, berakhlak, disiplin, dan saling menghargai. (diin)

Share ke sosial media
Tags:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by
Scroll to Top