Bantul (MAN 2 Bantul) — MAN 2 Bantul terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik melalui pemahaman dan evaluasi kinerja pelayanan. Hal tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Pelaksanaan, Pemantauan, dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) yang dilaksanakan pada Rabu (2 /9/26), bertempat di Aula MAN 2 Bantul.
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya komitmen seluruh unsur madrasah dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas kepada masyarakat. “Pelayanan publik yang berkualitas, transparan dan akuntabel merupakan cerminan kinerja kita sebagai pelayan masyarakat.”
Nur Hasanah Rahmawati berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada pemahaman secara teori, tetapi dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan pelayanan di lingkungan madrasah. “Melalui kegiatan ini, semoga kita semakin memahami dan mampu mewujudkan pelayanan yang lebih baik.”
Materi utama disampaikan oleh Chilyati, S.I.P. Analis Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur Ahli Muda / Sub Koordinator pada Subbag Pelayanan Publik di Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI. Dalam pemaparannya, Chilyati menjelaskan bahwa PEKPPP merupakan upaya pengukuran secara sistematis terhadap kinerja pelayanan publik pada unit kerja dalam jangka waktu tertentu guna memperoleh nilai indeks pelayanan publik.
“PEKPPP adalah upaya pengukuran sistematis pada unit kerja dalam jangka waktu tertentu atas kinerja pelayanan publik guna memperoleh nilai indeks pelayanan publik.”
Pemahaman terhadap PEKPPP menjadi penting bagi unit pelayanan karena evaluasi dapat memberikan gambaran mengenai kondisi pelayanan sekaligus menjadi dasar untuk melakukan perbaikan dan peningkatan kinerja.
Chilyati juga memaparkan latar belakang pelaksanaan PEKPPP, di antaranya masih perlunya pemantauan terhadap kinerja pelayanan publik pada satuan kerja di lingkungan Kementerian Agama. Evaluasi dilakukan terhadap berbagai ruang lingkup pelayanan publik, meliputi barang, jasa, dan administratif.

Dalam sesi materi, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai aspek dan prinsip evaluasi PEKPPP. Terdapat enam aspek utama dalam indikator penilaian, yaitu Kebijakan Pelayanan, Profesionalisme SDM, Sarana Prasarana, Sistem Informasi Pelayanan Publik (SIPP), Konsultasi dan Pengaduan, serta Inovasi. Selain keenam aspek tersebut, evaluasi juga berlandaskan sejumlah prinsip, yaitu Keadilan, Partisipasi, Akuntabilitas, Transparansi, Berdaya Guna, dan Aksesibilitas.
Menurut materi yang disampaikan, evaluasi tersebut diarahkan untuk mengetahui sejauh mana peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus memberikan informasi yang dapat digunakan sebagai masukan dalam perbaikan pelayanan.
Dengan demikian, PEKPPP tidak sekadar menjadi proses penilaian, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong unit pelayanan untuk melakukan perbaikan dan peningkatan kinerja secara berkelanjutan.
Sosialisasi berlangsung dengan penyampaian materi dan diskusi yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk memahami lebih jauh mengenai pelaksanaan PEKPPP dan indikator yang digunakan dalam evaluasi.
Melalui kegiatan tersebut, MAN 2 Bantul diharapkan mampu memperkuat penyelenggaraan pelayanan publik yang semakin baik, profesional, transparan, dan akuntabel. Pemahaman terhadap PEKPPP diharapkan menjadi pijakan bagi madrasah untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan sehingga pelayanan yang diberikan dapat memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat.
Dengan semangat “Madrasah Maju, Bermutu, Mendunia”, MAN 2 Bantul berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui evaluasi, perbaikan, dan inovasi yang berkelanjutan. (ftr)






