Di Balik Kemah Hebat, Ada Guru Hebat: Potret Kekompakan Pembina MAN 2 Bantul

Bantul (MAN 2 Bantul) – Kekompakan dan semangat kebersamaan para guru pendamping Kemah Bakti MAN 2 Bantul tampak jelas dalam momen kebersamaan yang diabadikan di Bumi Perkemahan Banyunibo, Prambanan. Dengan latar suasana alam yang asri dan nuansa historis kawasan Banyunibo, para pembina berdiri rapi mengenakan seragam pramuka lengkap, mencerminkan kesiapan dan dedikasi dalam mendampingi peserta kemah.

Para guru yang turut menjadi pendamping dalam kegiatan ini antara lain Edi Susanto, Arif Setiawan, Edi Sumarno, Leman, Nasirudin, Sapti Wahyuni, Is Dwiyanti, Karlina, dan Tuti Mulyati. Mereka memiliki peran penting dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan Kemah Bakti berjalan lancar, tertib, dan penuh makna.

Selama kegiatan berlangsung, para guru tidak hanya bertugas sebagai pengawas, tetapi juga menjadi teladan dalam kedisiplinan, kerja sama, serta semangat kepramukaan. Kehadiran mereka memberikan rasa aman dan nyaman bagi para peserta, sekaligus menjadi sumber motivasi dalam mengikuti setiap kegiatan, mulai dari pendirian tenda, kegiatan bakti sosial, hingga api unggun dan apel penutupan.

Salah satu pembina, Nasirudin, menyampaikan bahwa kegiatan Kemah Bakti menjadi sarana efektif dalam membentuk karakter siswa. “Melalui kegiatan ini, siswa belajar langsung tentang kebersamaan, kemandirian, dan tanggung jawab. Nilai-nilai ini tidak hanya dipahami secara teori, tetapi dipraktikkan dalam kehidupan nyata selama di perkemahan,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa peran guru pendamping sangat penting dalam mengarahkan dan membimbing siswa agar setiap kegiatan berjalan dengan baik. “Kami berusaha hadir tidak hanya sebagai pembina, tetapi juga sebagai teladan dan sahabat bagi siswa, sehingga mereka merasa nyaman dan termotivasi untuk berkembang,” tambah Nasirudin.

Dengan latar belakang bangunan bersejarah dan hamparan alam hijau Banyunibo, momen ini juga menjadi simbol sinergi antara pendidikan karakter dan kecintaan terhadap lingkungan serta budaya. Kebersamaan para guru pendamping ini menjadi bukti bahwa keberhasilan sebuah kegiatan tidak lepas dari peran aktif dan komitmen para pembina di balik layar.

Melalui pendampingan yang penuh dedikasi ini, diharapkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kebersamaan yang ditanamkan selama Kemah Bakti dapat terus melekat dalam diri para siswa MAN 2 Bantul.(nas)

Share ke sosial media
Tags:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by
Scroll to Top