Kulon Progo (MAN 2 Bantul) — Kepala MAN 2 Bantul yang juga sebagai Ketua Kloter 7 Bantul mengikuti kegiatan koordinasi bersama Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi di Hotel Ibis Kulon Progo pada Selasa malam (28/4/2026), pukul 19.30 hingga 21.00 WIB.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran PPIH Embarkasi, di antaranya Kholistin Arifiani dan Nurkholis dari Kementerian Haji, dr. Luthfi dari Dinas Kesehatan, serta H. Taufik Ahmad Sholeh dari Kementerian Haji. Koordinasi ini bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh petugas kloter dalam mendampingi jemaah haji secara optimal.
Dalam arahannya, Kholistin Arifiani menekankan pentingnya peran ketua kloter sebagai koordinator dan komunikator antar sektor selama perjalanan ibadah haji. Ia juga mengingatkan agar setiap tahapan perjalanan, mulai dari keberangkatan, pergerakan, kedatangan, hingga kondisi kesehatan dan kasus jemaah, selalu dilaporkan secara berkala melalui dua jalur, yakni melalui WhatsApp kepada PPIH embarkasi dan sektor, serta melalui aplikasi resmi.
Pada sesi diskusi, Ketua Kloter 7 Bantul melaporkan bahwa seluruh tim petugas telah siap menjalankan tugas. Mulai dari ketua kloter, pembimbing ibadah, hingga tim kesehatan, semuanya dalam kondisi siap mendampingi jemaah selama pelaksanaan ibadah haji. Selain itu, manifest jemaah juga telah sesuai baik dari segi jumlah maupun nama, tanpa adanya perubahan.
Sementara itu, dr. Luthfi dari Dinas Kesehatan menyoroti pentingnya kewaspadaan terhadap jemaah dengan risiko tinggi (risti). Ia menegaskan perlunya pendampingan ekstra bagi jemaah risti, termasuk kesiapan pendamping khusus dan petugas kursi roda. Selain itu, persediaan obat-obatan di dalam pesawat juga harus dipastikan lengkap dan siap digunakan jika diperlukan.
Di sisi lain, H. Taufik Ahmad Sholeh mengingatkan agar seluruh petugas kloter senantiasa mengikuti aturan dan regulasi dari Kementerian Haji, termasuk terkait penggunaan seragam, pengelolaan dam jemaah, serta pelaksanaan agenda murur dan tanazul. Ia juga menitipkan pesan penting bahwa keberhasilan petugas dalam melayani jemaah akan tercermin dari kemabruran jemaah haji itu sendiri.
“Kami menitipkan jemaah kepada para petugas. Kemabruran jemaah adalah bukti kesuksesan petugas dalam menjalankan amanah,” tegasnya.
Melalui kegiatan koordinasi ini, diharapkan seluruh petugas Kloter 7 Bantul semakin solid dan siap memberikan pelayanan terbaik, demi kelancaran dan keberhasilan ibadah haji para jemaah. (ith)






