Keren Abis! Tim Gizero Canteen MAN 2 Bantul Melaju ke 20 Besar Ajang Nasional YIA 2

Bantul (MAN 2 Bantul) — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh MAN 2 Bantul. Tim Gizero Canteen berhasil lolos dan masuk dalam 20 besar peserta terpilih pada ajang KPP Mining Youth in Action (YIA) 2 setelah melalui seleksi tahap proposal yang ketat. Hal ini disampaikan panitia pada kegiatan Kick Off KPP MINING Youth in Action 2 secara daring melalui platform Microsoft Teams pada Senin (6/4/26). (baca: Tim Gizero Canteen ikut Kick Off KPP MINING Youth in Action 2)

Berdasarkan data yang dipaparkan dalam kegiatan Kick Off Youth in Action 2, terdapat 712 proposal dari 193 institusi di 32 provinsi yang mengikuti kompetisi ini. Dari jumlah tersebut, hanya tim-tim terbaik yang berhasil melaju ke tahap selanjutnya, termasuk Tim Gizero Canteen dari MAN 2 Bantul.

Pada kategori SLTA Sederajat, dari 54 proposal hanya 20 tim yang dinyatakan lolos dengan mengusung tema Transformasi Kantin Sekolah untuk Gizi Sehat & Pengelolaan Sampah Makanan. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa inovasi yang diusung oleh tim MAN 2 Bantul dinilai unggul dan relevan dengan isu kesehatan serta lingkungan. Tim Gizero Canteen MAN 2 Bantul yaitu Puji Lestari, Is Dwiyanti, Iksan Taufik Hidayanto, dan Menara Lintang Was telah menyusun serta mengembangkan proposal inovatif tersebut.

Saat dihubungi, Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian tim.

Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas keberhasilan Tim Gizero Canteen yang mampu menembus 20 besar dari ratusan peserta di seluruh Indonesia. Ini adalah bukti bahwa guru  MAN 2 Bantul mampu melahirkan inovasi yang berkualitas dan kompetitif,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa capaian ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi nyata.

Kami berharap tim dapat melanjutkan ke tahap berikutnya dengan persiapan yang lebih matang, serta mampu mengimplementasikan program ini secara nyata di lingkungan madrasah. Semoga dapat memberikan dampak positif, baik bagi kesehatan siswa maupun pengelolaan lingkungan,” tambahnya.

Dengan keberhasilan ini, MAN 2 Bantul semakin menunjukkan eksistensinya sebagai madrasah yang aktif mendorong inovasi, kreativitas, dan kepedulian terhadap isu-isu strategis di masyarakat. (ith)

Share ke sosial media
Tags:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by
Scroll to Top