Bantul (MAN 2 Bantul) — Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, mengikuti kegiatan Pra Rapat Kerja (Pra Raker) Pendidikan Madrasah Kanwil Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta yang diselenggarakan pada 6–7 April 2026 di MAN 1 Yogyakarta. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam merumuskan arah pengembangan madrasah di wilayah DIY.
Dalam kegiatan tersebut, peserta dibagi ke dalam tujuh komisi sesuai dengan fokus pembahasan strategis. Adapun tujuh komisi dalam Pra Raker tersebut meliputi:
- Tim Pengembang Madrasah untuk meningkatkan kinerja kepala madrasah, dengan penanggung jawab Evi Evrisanti (Pengawas Sleman).
- Digitalisasi Madrasah, dipimpin oleh Busyroni Madjid (MTsN 5 Sleman).
- Program kerja kesiswaan (PKM, OSN, OMI, OPSI, riset, dan lainnya), dengan penanggung jawab Ngadiyan (MTsN 4 Gunungkidul) dan Singgih (MAN 3 Sleman).
- Kebijakan Pendidikan Madrasah, dipimpin langsung oleh Kabid Dikmad DIY.
- Pembangunan Zona Integritas (ZI), dengan penanggung jawab Hartiningsih (MAN 2 Yogyakarta).
- Kontrak Prestasi, dipimpin oleh Tri Wahyuni (Pengawas Sleman).
- Perjanjian Kinerja (Perkin), dengan penanggung jawab Elva Tsuroya (Kasi Dikmad Kota Yogyakarta).
Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, tergabung dalam Komisi 2 yang membahas Digitalisasi Madrasah, dengan penanggung jawab Bussyoni Madjid dari MTsN 5 Sleman.
Keikutsertaan Kepala MAN 2 Bantul dalam Komisi 2 menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung transformasi digital di dunia pendidikan madrasah. Melalui forum ini, berbagai gagasan dan strategi dirumuskan guna menjawab tantangan perkembangan teknologi di era modern.
Saat dihubungi, Nur Hasanah Rahmawati menyampaikan bahwa keterlibatannya dalam Komisi Digitalisasi memberikan banyak wawasan baru yang dapat diterapkan di MAN 2 Bantul.
“Digitalisasi bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Melalui komisi ini, kami berdiskusi dan merumuskan langkah konkret untuk memperkuat sistem digital di madrasah, baik dalam pembelajaran maupun layanan administrasi,” ungkapnya.
Dengan keterlibatan aktif dalam Komisi 2, MAN 2 Bantul diharapkan semakin siap bertransformasi menjadi madrasah yang maju, adaptif terhadap teknologi, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. (ith)






