Bantul (MAN 2 Bantul) – Suasana Ruang Multimedia I MAN 2 Bantul tampak berbeda pada Jumat pagi (13/2/2026). Puluhan siswa dari kelas X tampak serius menatap layar komputer masing-masing. Bukan sekadar berselancar di internet, mereka tengah berjibaku dengan kreativitas dan logika dalam ujian praktik pembuatan presentasi menarik yang diselenggarakan oleh unit Program Terapan Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Prodistik).
Ujian ini merupakan puncak dari rangkaian pembelajaran materi Microsoft PowerPoint yang telah berlangsung selama dua pertemuan sebelumnya. Di bawah bimbingan Afiah Nur Aqini, selaku instruktur Prodistik, dan Tuti Mulyati, guru Informatika MAN 2 Bantul, para siswa ditantang untuk membuktikan kemampuan teknis sekaligus kemampuan bercerita melalui presentasi.
Berbeda dengan ujian konvensional yang bersifat teoretis, ujian kali ini menggunakan pendekatan studi kasus dunia nyata. Guru menyajikan sebuah skenario bisnis yang menuntut siswa berperan sebagai konsultan komunikasi visual.
“Ibu Irani adalah seorang pengusaha yang menciptakan alat olahraga tangan inovatif. Beliau akan bertemu dengan calon investor. Tugas Anda adalah membantu Ibu Irani menyusun materi presentasi yang profesional agar investor tertarik memberikan pendanaan,” ujar Tuti Mulyati saat membacakan instruksi ujian.
Melalui studi kasus ini, siswa tidak hanya belajar cara memasukkan gambar atau mengubah warna latar belakang, tetapi juga belajar bagaimana menyusun alur berpikir yang persuasif agar sebuah ide bisnis dapat diterima oleh pihak luar.
Untuk memastikan standar kualitas yang tinggi, instruktur menetapkan struktur wajib yang harus termuat dalam karya siswa. Para siswa kelas X diwajibkan menyusun slide yang mencakup:
-
Judul & Latar Belakang: Identitas produk dan alasan penciptaan.
-
Permasalahan Utama & Solusi: Mengapa alat ini dibutuhkan di pasar.
-
Fitur Utama & Manfaat: Keunggulan teknis dan nilai guna bagi kesehatan.
-
Target Pengguna: Siapa saja yang akan membeli produk tersebut.
-
Rencana Produksi & Distribusi: Langkah nyata bisnis ke depan.
-
Estimasi Biaya & Kesimpulan: Sisi finansial yang menjadi kunci bagi investor.
Afiah Nur Aqini menjelaskan bahwa poin-poin tersebut sengaja diberikan agar siswa terbiasa dengan standar presentasi di jenjang profesional maupun perguruan tinggi nantinya. “Kami ingin siswa paham bahwa desain yang bagus harus didukung oleh struktur konten yang kuat,” tambahnya.

Selama pengerjaan, para siswa terlihat sangat antusias mengeksplorasi fitur-fitur canggih pada perangkat lunak presentasi, mulai dari penggunaan morph transition, penggabungan elemen grafis yang harmonis, hingga pemilihan tipografi yang terbaca jelas. Ruang Multimedia I menjadi saksi lahirnya berbagai desain inovatif dari tangan-tangan kreatif remaja Bantul ini.
Kegiatan ujian praktik ini membuktikan bahwa MAN 2 Bantul berkomitmen penuh dalam membekali siswanya dengan keterampilan digital (IT skills) yang relevan dengan perkembangan zaman. Dengan adanya program Prodistik, lulusan MAN 2 Bantul diharapkan tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan dan akademik, tetapi juga terampil dalam mengoperasikan teknologi informasi sebagai bekal bersaing di masa depan.
Ujian yang berlangsung selama jam pelajaran Prodistik ini berakhir dengan sukses. Hasil karya siswa nantinya akan dikurasi untuk melihat sejauh mana penyerapan materi pengenalan PowerPoint yang telah diberikan. Melalui simulasi membantu “Ibu Irani” mencari investor, siswa secara tidak langsung telah belajar satu langkah lebih awal tentang dunia kewirausahaan dan komunikasi digital. ™






