Bantul (MAN 2 Bantul) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bantul terus mematangkan persiapan kegiatan perkemahan melalui rapat koordinasi yang dilaksanakan pada Senin (20/4). Rapat ini melibatkan perwakilan dewan ambalan serta para pembina satuan pramuka, sebagai langkah strategis dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik, terarah, dan sesuai dengan tujuan pendidikan karakter yang diharapkan.
Kegiatan rapat yang berlangsung di aula madrasah ini membahas secara rinci berbagai aspek penting dalam pelaksanaan perkemahan. Mulai dari penyusunan jadwal kegiatan, pembagian tugas panitia, kesiapan logistik dan perlengkapan, hingga teknis pelaksanaan di lapangan menjadi fokus utama pembahasan. Selain itu, rapat juga menyoroti pentingnya koordinasi antar panitia agar tidak terjadi miskomunikasi selama kegiatan berlangsung.
Perwakilan dewan ambalan sebagai motor penggerak kegiatan kepramukaan di MAN 2 Bantul menunjukkan kesiapan dan keseriusan dalam menyusun konsep kegiatan yang tidak hanya menarik, tetapi juga edukatif. Berbagai kegiatan yang dirancang nantinya diharapkan mampu menumbuhkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, serta kemandirian bagi para peserta didik.
Dalam arahannya, Kepala MAN 2 Bantul menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kerja keras dan dedikasi dewan ambalan dalam mempersiapkan kegiatan perkemahan. Ia menilai bahwa keterlibatan aktif siswa dalam perencanaan kegiatan merupakan bagian penting dari proses pembelajaran di luar kelas.
“Persiapan yang dilakukan sejauh ini sudah sangat baik. Ini menunjukkan bahwa dewan ambalan memiliki tanggung jawab dan komitmen yang tinggi dalam menjalankan program kerja. Saya berharap seluruh panitia dapat terus menjaga semangat kerja sama hingga kegiatan selesai,” ungkapnya.
Lebih lanjut, beliau juga mengingatkan seluruh pihak untuk mengutamakan aspek kesehatan dan keselamatan peserta selama kegiatan berlangsung. Mengingat perkemahan akan dilaksanakan di luar lingkungan madrasah, kesiapan fisik, pengawasan, serta antisipasi terhadap berbagai kemungkinan menjadi hal yang tidak boleh diabaikan.
“Keselamatan dan kesehatan peserta adalah prioritas utama. Pastikan seluruh prosedur keamanan diterapkan dengan baik, termasuk kesiapan tim kesehatan, pengawasan kegiatan, serta koordinasi dengan pihak terkait di lokasi perkemahan,” tambahnya.

Perkemahan sendiri direncanakan akan dilaksanakan selama tiga hari, yakni pada Selasa hingga Kamis (28–30/4), bertempat di Bumi Perkemahan Banyunibo. Lokasi ini dipilih karena memiliki fasilitas yang memadai serta lingkungan alam yang mendukung kegiatan kepramukaan.
Kegiatan perkemahan ini bersifat wajib bagi seluruh siswa kelas X MAN 2 Bantul. Selain sebagai bagian dari program kepramukaan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan karakter yang terintegrasi dengan kurikulum madrasah. Melalui berbagai aktivitas seperti jelajah alam, pionering, api unggun, serta kegiatan kelompok lainnya, siswa diharapkan mampu mengembangkan potensi diri sekaligus memperkuat nilai-nilai kebersamaan.
Dengan dilaksanakannya rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh panitia dan pihak terkait memiliki pemahaman yang sama mengenai tugas dan tanggung jawab masing-masing. Sinergi yang baik antara dewan ambalan, pembina satuan, serta pihak madrasah menjadi kunci utama dalam mewujudkan kegiatan perkemahan yang sukses, aman, dan berkesan bagi seluruh peserta.
MAN 2 Bantul optimis bahwa dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang solid, kegiatan perkemahan tahun ini tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga mampu memberikan pengalaman berharga yang akan membekas dalam perjalanan pendidikan para siswa. (Arif)






