Satu-satunya dari Madrasah! MAN 2 Bantul Tembus 10 Besar Nasional Lewat GIZERO Canteen pada Youth In Action 2 2026

Jakarta (MAN 2 Bantul) — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan MAN 2 Bantul. Madrasah ini menjadi satu-satunya madrasah negeri di Indonesia yang berhasil lolos sebagai penerima dana hibah sebesar Rp15 juta dan menembus 10 besar nasional kategori Sekolah Sehat dalam Kompetisi KPP Mining Youth in Action 2 Tahun 2026 melalui inovasi GIZERO Canteen. Kompetisi yang diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia tersebut menjadi ajang bagi generasi muda untuk menghadirkan berbagai gagasan dan inovasi yang memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Dari 712 proposal yang masuk secara nasional, GIZERO Canteen berhasil masuk dalam jajaran 10 besar kategori Sekolah Sehat kategori SMA/SMK/MA, yaitu SMAN 1 Kencong, SMAN 2 Wates, MAN 2 Bantul, SMK Sehat Insan Perjuangan Jombang, SMKN 1 Gondang, SMAN 1 Kendari, SMA Islam Al Azhar 14 Semarang, SMA Maharati, SMKN 1 Kaliorang dan SLBS BF Mandara Kendari.

GIZERO Canteen merupakan inovasi yang memadukan dua konsep yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari peserta didik, yaitu pemenuhan gizi dan pengurangan sampah. Nama GIZERO sendiri merupakan singkatan dari Gizi dan Zero Waste. Melalui konsep tersebut, MAN 2 Bantul berupaya menghadirkan lingkungan kantin yang tidak hanya mendukung pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik, tetapi juga menumbuhkan kesadaran untuk mengurangi sampah, khususnya sampah yang dihasilkan dari aktivitas konsumsi di lingkungan madrasah. Dipamerkan di Jakarta Keberhasilan GIZERO Canteen tidak berhenti pada lolosnya proposal dan diterimanya dana hibah. Inovasi tersebut juga mendapatkan kesempatan untuk dipamerkan dalam Pameran Inovasi KPP Mining Youth in Action 2 Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Pama Persada Nusantara, Jakarta, Jumat (28/8/2026). Pameran tersebut dirangkai dengan kegiatan awarding bagi para penerima hibah 10 kategori SMA/SMK/MA dan 20 penerima dari kategori Perguruan Tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, GIZERO Canteen menjadi salah satu inovasi yang diperkenalkan kepada peserta dan tamu undangan sebagai contoh gagasan yang lahir dari lingkungan pendidikan. Bagi MAN 2 Bantul, kesempatan mengikuti pameran tersebut bukan sekadar tentang penghargaan. Lebih dari itu, GIZERO menjadi ruang untuk berbagi gagasan, pengalaman, dan praktik baik, sekaligus menunjukkan bahwa inovasi pendidikan dapat tumbuh dari lingkungan madrasah. Bahkan, sebuah inovasi tidak selalu harus berangkat dari persoalan besar. GIZERO Canteen justru lahir dari persoalan sederhana yang ditemui peserta didik dalam kehidupan sehari-hari, yakni bagaimana memenuhi kebutuhan gizi sekaligus mengurangi timbulan sampah.

“Yang Penting Bukan Hanya Menang”

Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, menyambut capaian tersebut dengan penuh rasa syukur sekaligus optimisme. Menurutnya, pencapaian masuk 10 besar nasional merupakan sebuah kebanggaan, tetapi keberhasilan sebuah inovasi tidak semata-mata diukur dari penghargaan yang diperoleh. “Masuk 10 besar dari 712 proposal seluruh Indonesia tentu menjadi kebanggaan bagi kami. Namun, yang lebih penting adalah bagaimana GIZERO dapat memberikan manfaat nyata bagi kesehatan peserta didik sekaligus membangun kepedulian terhadap lingkungan,” ungkapnya.

Ia berharap dukungan hibah yang diperoleh dapat dimanfaatkan untuk semakin mengembangkan GIZERO Canteen sehingga memberikan dampak yang lebih luas bagi warga madrasah. Bagi MAN 2 Bantul, GIZERO bukan sekadar sebuah program atau nama inovasi. GIZERO menjadi bagian dari upaya madrasah membangun budaya hidup sehat, peduli lingkungan, dan berkelanjutan di kalangan peserta didik. Capaian ini sekaligus menjadi bukti bahwa madrasah mampu melahirkan inovasi yang kompetitif di tingkat nasional. Dari kantin madrasah, GIZERO membawa pesan sederhana: menjaga kesehatan dan menjaga lingkungan dapat dimulai dari apa yang kita konsumsi dan apa yang kita buang setiap hari. (ith)

Share ke sosial media
Tags:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by
Scroll to Top