Peringati Hari Santri, MAN 2 Bantul Gelar Survei Sahabat KBC: Suara Guru dan Murid untuk Madrasah yang Lebih Bermakna

Bantul (MAN 2 Bantul) – Bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional, Kamis (22/10/2026), MAN 2 Bantul melaksanakan Survei Sahabat Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Kegiatan ini berlangsung di Laboratorium Komputer MAN 2 Bantul dengan melibatkan 33 responden, terdiri atas 30 murid dan 3 guru. Pelaksanaan survei ini menjadi bagian dari upaya menggali pengalaman dan pandangan warga madrasah terhadap implementasi Kurikulum Berbasis Cinta.

Tiga guru yang menjadi responden dalam kegiatan tersebut adalah Puji Lestari, Afiah Nur Aqini, dan Sri Suhartun. Sementara itu, salah satu murid yang berpartisipasi adalah Fauzul ‘Azhim bersama murid-murid lainnya yang telah ditetapkan sebagai responden.

Pelaksanaan survei di laboratorium komputer berlangsung dengan memanfaatkan fasilitas digital madrasah. Para responden mengisi instrumen survei melalui platform Sahabat KBC yang disediakan Kementerian Agama. Partisipasi guru dan murid diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai penerapan nilai-nilai KBC dalam kehidupan dan proses pembelajaran di madrasah.

Salah satu murid peserta survei, Fauzul ‘Azhim, menyampaikan antusiasmenya dalam mengikuti kegiatan tersebut. “Saya senang bisa ikut berpartisipasi dalam survei ini. Semoga suara dan pengalaman kami sebagai murid dapat menjadi masukan agar pembelajaran di madrasah semakin nyaman, menyenangkan, dan membuat kami lebih menghargai sesama,” ungkapnya.

Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, menyambut baik pelaksanaan Survei Sahabat KBC yang melibatkan unsur guru dan murid. Menurutnya, keterlibatan kedua pihak penting untuk membangun budaya madrasah yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan.

“Survei Sahabat KBC menjadi kesempatan bagi kami untuk mendengarkan suara guru dan murid secara lebih terbuka. Kurikulum Berbasis Cinta harus hadir dalam keseharian di madrasah, melalui pembelajaran yang memanusiakan, sikap saling menghormati, serta kepedulian terhadap sesama. Hasil survei ini diharapkan menjadi bahan refleksi dan perbaikan berkelanjutan,” tutur Nur Hasanah Rahmawati.

Momentum Hari Santri memberikan makna tersendiri bagi kegiatan ini. Semangat santri yang menjunjung tinggi ilmu, akhlak, dan keteladanan selaras dengan nilai-nilai yang ingin dikuatkan melalui KBC.

Melalui Survei Sahabat KBC, MAN 2 Bantul meneguhkan komitmen untuk terus menghadirkan madrasah yang ramah, inklusif, dan berkarakter. Suara guru dan murid menjadi bagian penting dalam mewujudkan pembelajaran yang bermakna, berlandaskan cinta, serta mampu menumbuhkan generasi yang unggul dalam ilmu dan luhur dalam akhlak. (ftr)

Share ke sosial media
Tags:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by
Scroll to Top