Bantul (MAN 2 Bantul) – Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang Madrasah Aliyah (MA) menjadi perhatian Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul. Untuk memastikan kesiapan madrasah sekaligus memantau pelaksanaan asesmen, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kankemenag Bantul, Saeful Hadi, melakukan monitoring di MAN 2 Bantul, Selasa (27/10/2026).
Kunjungan tersebut merupakan bentuk pengawasan dan dukungan Kemenag Bantul terhadap penyelenggaraan TKA di madrasah. Monitoring dilaksanakan pada hari kedua karena agenda Seksi Pendidikan Madrasah pada hari sebelumnya bertepatan dengan sejumlah kegiatan lain, termasuk penilaian Madrasah Hebat.
Dalam pelaksanaannya, TKA jenjang MA gelombang pertama di Kabupaten Bantul diikuti oleh 15 madrasah. Pada hari pertama, Senin (26/10/2026), ujian secara umum berlangsung lancar. Namun, pada sesi pertama hari kedua, terjadi gangguan server secara serentak yang berdampak pada pelaksanaan ujian secara nasional.
Kendala teknis tersebut menyebabkan sesi pertama tidak dapat terlaksana sesuai jadwal. Meski demikian, penanganan lebih lanjut melalui penjadwalan ulang atau sesi susulan menjadi langkah penting agar peserta didik yang terdampak tetap memperoleh kesempatan mengikuti asesmen sesuai ketentuan.
Saeful Hadi menekankan pentingnya kesiapan madrasah dan koordinasi dengan pihak terkait dalam menghadapi kendala teknis selama pelaksanaan TKA.
“Monitoring ini menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan TKA di madrasah berjalan sesuai ketentuan. Apabila terdapat kendala teknis, madrasah perlu berkoordinasi dengan pihak terkait agar dapat ditindaklanjuti sehingga hak peserta didik untuk mengikuti asesmen tetap terpenuhi,” ungkapnya.
Kedatangan Saeful Hadi disambut langsung oleh Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, didampingi Kepala Tata Usaha Bahar Rozak dan Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Fitria Endang Susana. Dalam pertemuan tersebut, pihak madrasah menyampaikan laporan pelaksanaan TKA, termasuk gangguan server yang terjadi pada sesi pertama hari kedua.
Nur Hasanah Rahmawati menyampaikan bahwa madrasah telah berupaya mempersiapkan pelaksanaan TKA dengan sebaik-baiknya. Gangguan yang terjadi menjadi kendala teknis di luar kendali madrasah, sehingga diperlukan koordinasi dan tindak lanjut agar pelaksanaan asesmen tetap berjalan sesuai mekanisme yang ditetapkan.
“Kami berkomitmen melaksanakan TKA dengan tertib dan optimal. Ketika terjadi kendala teknis, kami berkoordinasi dengan pihak terkait agar peserta didik yang terdampak tetap mendapatkan kesempatan mengikuti asesmen melalui sesi susulan sesuai ketentuan,” tutur Nur Hasanah.
Ia juga berharap dukungan dan koordinasi antara Kankemenag Bantul, madrasah, serta pihak penyelenggara terus diperkuat untuk mengantisipasi kendala serupa. Dengan demikian, peserta didik dapat mengikuti asesmen secara optimal dan memperoleh kesempatan yang adil.
Monitoring ini sekaligus menjadi sarana evaluasi dan penguatan koordinasi antara Kemenag Bantul dan satuan pendidikan. MAN 2 Bantul terus berkomitmen menjaga ketertiban pelaksanaan TKA serta memastikan setiap tindak lanjut dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.
Melalui sinergi seluruh pihak, pelaksanaan TKA diharapkan dapat berlangsung secara objektif, tertib, dan akuntabel sebagai bagian dari upaya memperoleh gambaran kemampuan akademik peserta didik. (ith)
MAN 2 Bantul — Madrasah Technopreneur, Terampil Berkarakter.






