Guru MAN 2 Bantul Bongkar Rahasia Raih Penghargaan Nasional di Workshop MGMP Fisika MA DIY

Sleman (MAN 2 Bantul) – Guru Fisika MAN 2 Bantul, Iksan Taufik Hidayanto menjadi salah satu pemateri dalam kegiatan MGMP Fisika MA DIY yang mengadakan workshop bertajuk “Sederhana tapi Berkelas! Inovasi Alat Peraga Fisika untuk Guru Kreatif dan Juara” di MAN 1 Sleman pada Kamis (7/5/2026).

Kegiatan tersebut diikuti para guru fisika madrasah aliyah se-DIY dengan tujuan meningkatkan kreativitas guru dalam mengembangkan media dan alat peraga pembelajaran fisika yang inovatif, sederhana, namun memiliki nilai edukatif tinggi.

Dalam workshop tersebut hadir dua narasumber inspiratif, yakni Iksan Taufik Hidayanto (Penerima SEA 2010) dan Arif Alfatah (Penerima SEA 2023). Keduanya berbagi pengalaman dan motivasi kepada peserta mengenai pentingnya kreativitas guru dalam menciptakan pembelajaran fisika yang menarik dan bermakna.

Iksan merupakan salah satu guru inspiratif yang telah meraih penghargaan nasional di bidang pendidikan sains, yakni Science Education Award yang diselenggarakan oleh Indonesia Toray Science Foundation (ITSF). Selain itu, ia juga pernah meraih Juara III Lomba Media Pembelajaran Guru Madrasah tingkat Kanwil Kemenag DIY Tahun 2014.

Dalam pemaparannya, Iksan membagikan kisah perjalanannya hingga menjadi penerima Science Education Award Tahun 2010. Ia menceritakan bahwa semuanya berawal dari ketidaksengajaan saat membuat alat peraga sederhana berbahan bekas untuk pembelajaran fisika.

“Saat itu saya mengetahui adanya penghargaan Science Education Award ITSF. Awalnya saya ragu mengirimkan karya karena merasa alat peraga yang dibuat terlalu sederhana. Namun akhirnya tetap saya kirim meskipun penuh rasa pesimis,” ungkapnya.

Di luar dugaan, karya tersebut berhasil masuk 15 besar untuk tahap wawancara dan akhirnya terpilih menjadi salah satu dari sembilan penerima penghargaan Science Education Award ITSF Tahun 2010. (baca: Inovasi Alat Sederhana Hantarkan Iksan Mendapat Penghargaan Nasional)

Menurutnya, pengalaman tersebut memberikan banyak hikmah dan membuka wawasan bahwa kreativitas tidak selalu harus dimulai dari sesuatu yang mahal dan rumit. Justru ide sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari dapat menjadi inovasi luar biasa apabila dikembangkan dengan sungguh-sungguh.

Selain berbagi pengalaman, Iksan juga menyampaikan materi mengenai strategi pengembangan alat peraga fisika. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan bahan-bahan sederhana di sekitar lingkungan sebagai media pembelajaran yang efektif, menarik, dan mudah diterapkan di madrasah.

Workshop berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta tampak aktif berdiskusi dan mencoba berbagai ide pengembangan alat peraga fisika yang kreatif. Kegiatan ini diharapkan mampu memotivasi guru-guru fisika untuk terus berinovasi dalam menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan inspiratif bagi peserta didik.(ith)

Share ke sosial media
Tags:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by
Scroll to Top