Bantul (MAN 2 Bantul) – Peran perpustakaan madrasah kini dituntut untuk terus bertransformasi seiring dengan perkembangan teknologi informasi. Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kualitas layanan literasi, pustakawan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bantul turut aktif berpartisipasi dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pustakawan dan Tenaga Teknis Perpustakaan Madrasah Negeri se-Kabupaten Bantul. Pertemuan strategis ini diselenggarakan di MAN 1 Bantul dan dihadiri oleh para pengelola perpustakaan dari berbagai madrasah negeri di wilayah Kabupaten Bantul pada Selasa (4/11/2026).
Kegiatan koordinasi ini diawali dengan sambutan pembuka yang disampaikan oleh Kepala MAN 1 Bantul, Mafrudah. Dalam sambutannya, beliau menyambut baik kehadiran para pustakawan serta menekankan pentingnyakolaborasi antar madrasah untuk memajukan fasilitas literasi.
Acara inti kemudian dilanjutkan dengan sesi pembinaan dan pengarahan utama yang disampaikan oleh Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bantul, Aminuddin. Didampingi oleh Saeful Hadi yang memimpin jalannya pengarahan sekaligus doa, Aminuddin memberikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi dan kinerja Kelompok Kerja (Pokja) Pustakawan Kemenag Bantul.
Ia memuji berbagai langkah progresif yang telah direalisasikan oleh Pokja Pustakawan, mulai dari kegiatan kunjungan kerja edukatif ke Universitas Gadjah Mada (UGM) hingga suksesnya penyelenggaraan berbagai perlombaan dalam rangka menyambut Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama. Jajaran Kasubbag TU Kemenag Bantul, lanjutnya, akan senantiasa memberikan dukungan penuh terhadap seluruh inisiatif positif yang digagas oleh para pustakawan.
Dalam arahannya, Aminuddin secara khusus menyoroti pentingnya adaptasi terhadap era digital. Ia meminta agar Pokja Pustakawan semakin proaktif dalam menghadirkan inovasi-inovasi segar serta mengoptimalkan publikasi setiap kegiatan melalui situs web resmi madrasah maupun instansi. Langkah ini dinilai krusial agar kiprah, program, dan kontribusi nyata Kemenag Bantul dapat diakses serta dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat umum.
“Pokja Pustakawan harus semakin aktif menghadirkan inovasi dan mempublikasikan setiap kegiatannya melalui website, sehingga kiprah dan kontribusi Kemenag Bantul dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat. Setiap koordinasi harus menghasilkan sesuatu yang konkret, bukan sekadar pertemuan, tetapi juga harus memiliki tindak lanjut yang jelas,” tegas Aminuddin di hadapan para peserta rakor.

Usai sesi pengarahan, agenda dilanjutkan dengan diskusi interaktif yang membahas berbagai gagasan kreatif serta rencana pengembangan inovasi Pokja Pustakawan untuk Kemenag Bantul ke depan. Para pustakawan dan tenaga teknis perpustakaan tampak antusias bertukar pikiran mengenai strategi peningkatan minat baca, pengelolaan administrasi berbasis digital, serta optimalisasi fasilitas perpustakaan madrasah.
Melalui penyelenggaraan rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin solid antarpustakawan dan tenaga teknis perpustakaan di Kabupaten Bantul. Sinergi tersebut menjadi fondasi penting dalam merumuskan program kerja yang berkelanjutan, mendongkrak kualitas layanan pemustaka, serta mendorong percepatan transformasi perpustakaan madrasah menuju layanan digital yang modern, inovatif, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh civitas akademika serta masyarakat luas. (Prema)






