Serius Dan Penuh Semangat! Guru Dan Siswa Man 2 Bantul Lakukan Take Video Untuk Final Liga Mrantasi Guru 2026

Bantul (MAN 2 Bantul) – Keseriusan, kreativitas, dan semangat berkolaborasi ditunjukkan oleh guru dan siswa MAN 2 Bantul dalam proses pengambilan gambar (take video) untuk persiapan finalis Liga MRANTASI Guru 2026 pada Rabu (21/09/2026). Kegiatan produksi video edukasi ini berlangsung di dua lokasi, yaitu ruang perpustakaan dan ruang Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) MAN 2 Bantul.

Dengan penuh konsentrasi, guru dan siswa bekerja sama menampilkan pesan edukasi tentang pengendalian inflasi melalui adegan-adegan yang menarik, komunikatif, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari. Setiap adegan dipersiapkan dengan serius, mulai dari penghayatan peran, pengaturan posisi, penggunaan properti, hingga pengambilan gambar berulang demi menghasilkan video yang maksimal. Ruang perpustakaan MAN 2 Bantul menjadi salah satu lokasi pengambilan gambar. Suasana perpustakaan yang biasanya digunakan untuk membaca dan belajar kali ini berubah menjadi ruang produksi konten edukasi.

Di lokasi ini, guru dan siswa berupaya menyampaikan pesan pentingnya komunikasi yang efektif dalam pengendalian inflasi. Informasi harus disampaikan secara akurat, jelas, terkonfirmasi, dan tepat sasaran agar masyarakat tidak mudah terpengaruh kabar yang belum terbukti kebenarannya.

Melalui pendekatan cerita yang kreatif, edukasi inflasi dikemas agar lebih mudah dipahami oleh kalangan pelajar. Proses pengambilan gambar pun dilakukan dengan penuh kesungguhan. Setiap pemain berusaha menampilkan ekspresi dan dialog yang sesuai dengan skenario sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima penonton secara efektif.

Keseriusan tersebut menunjukkan bahwa perpustakaan tidak hanya menjadi pusat literasi, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang pengembangan kreativitas, literasi digital, dan produksi media pembelajaran inovatif. Pengambilan gambar juga berlangsung di ruang Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP). Pemilihan lokasi ini menghadirkan suasana yang lebih kontekstual karena berkaitan dengan aktivitas pengolahan pangan dan kebutuhan sehari-hari.

Guru dan siswa memanfaatkan suasana ruang APHP untuk membangun cerita edukasi yang menghubungkan pengendalian inflasi dengan ketersediaan bahan pangan, kelancaran distribusi, dan keterjangkauan harga. Pesan ekonomi yang sering dianggap rumit dihadirkan melalui situasi yang akrab dengan kehidupan peserta didik.

Proses syuting membutuhkan koordinasi yang baik. Para pemain harus memperhatikan dialog, gerakan, ekspresi, serta kesinambungan adegan. Tim juga perlu memastikan bahwa setiap pengambilan gambar mendukung alur cerita dan memperkuat pesan utama yang ingin disampaikan. Melalui kegiatan ini, pembelajaran ekonomi tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga diwujudkan dalam karya audiovisual yang kreatif dan aplikatif.

Di balik proses produksi video, terdapat kerja sama yang erat antara guru dan siswa. Kegiatan ini menjadi pengalaman belajar yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan keberanian tampil, kemampuan berkomunikasi, kreativitas, kedisiplinan, serta keterampilan bekerja dalam tim. Guru berperan dalam mengarahkan pesan edukasi dan memastikan materi pengendalian inflasi tersampaikan dengan tepat. Sementara itu, siswa terlibat aktif dalam memerankan tokoh, membangun suasana cerita, dan mendukung kelancaran proses produksi.

Tidak semua adegan dapat diselesaikan dalam sekali pengambilan. Pengulangan gambar, penyesuaian dialog, dan evaluasi setiap adegan menjadi bagian dari proses untuk mendapatkan hasil terbaik. Meski membutuhkan konsentrasi dan kesabaran, guru dan siswa tetap menunjukkan semangat serta komitmen untuk menyelesaikan produksi video. Keseriusan ini menjadi bukti bahwa kreativitas pendidikan memerlukan persiapan, kolaborasi, dan kemauan untuk terus memperbaiki hasil karya.

Keikutsertaan dalam final Liga MRANTASI Guru 2026 menjadi kesempatan bagi MAN 2 Bantul untuk menunjukkan inovasi pembelajaran ekonomi melalui media video edukasi. MRANTASI, yang merupakan singkatan dari Masyarakat dan Pedagang Tanggap Inflasi, mengajak masyarakat untuk memahami bahwa pengendalian inflasi membutuhkan kepedulian dan peran bersama.

Melalui video yang sedang diproduksi, pesan pengendalian inflasi diharapkan dapat disampaikan dengan cara yang menarik, mudah dipahami, dan relevan bagi generasi muda. Edukasi ini juga menanamkan pemahaman bahwa kestabilan harga bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan masyarakat melalui perilaku konsumsi yang bijak, komunikasi yang bertanggung jawab, serta kepedulian terhadap ketersediaan dan distribusi barang.

Bagi MAN 2 Bantul, proses menuju final bukan semata-mata tentang menghasilkan video untuk kompetisi. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana belajar, berinovasi, dan menyebarluaskan literasi ekonomi kepada masyarakat. Semangat guru dan siswa yang terlibat dalam pengambilan gambar di ruang perpustakaan dan APHP menjadi gambaran nyata bahwa pendidikan dapat dikemas secara kreatif tanpa kehilangan substansi keilmuan.

Dengan kerja keras, kolaborasi, dan semangat pantang menyerah, MAN 2 Bantul berharap karya video edukasi ini mampu memberikan kontribusi positif bagi gerakan pengendalian inflasi sekaligus mengharumkan nama madrasah dalam ajang Liga MRANTASI Guru 2026. Dari perpustakaan hingga ruang APHP, guru dan siswa MAN 2 Bantul bergerak bersama: berkarya melalui video, mengedukasi masyarakat, dan membawa misi pengendalian inflasi!Ā (MIM)

Share ke sosial media
Tags:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by
Scroll to Top