Bantul (MAN 2 Bantul) — Prestasi bukan sekadar deretan penghargaan, melainkan jejak panjang pengabdian yang terus tumbuh dan memberi makna. Perjalanan Riyadi Setyawan, guru Seni Budaya MAN 2 Bantul, mendapat sorotan media Jawa Pos melalui Radar Jogja dalam artikel profil bertajuk “Lebih Dekat dengan Riyadi Setyawan, Juara Satu Guru Inspiratif Madrasah Tingkat Kabupaten Bantul” yang terbit pada Minggu (4/10/2026).
Sorotan tersebut menjadi pengakuan atas perjalanan seorang pendidik yang tidak berhenti pada tugas mengajar. Di balik aktivitasnya di ruang kelas, Riyadi terus mengembangkan diri sebagai seniman karawitan, komposer, penulis, sekaligus pengajar seni tradisi. Beragam peran itu berpadu dalam satu semangat: menjadikan pendidikan dan kebudayaan sebagai jalan untuk berkarya serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Perjalanan prestasinya mencatat capaian penting pada 2026. Riyadi meraih Juara I Anugerah Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Inspiratif Madrasah tingkat Kabupaten Bantul. Capaian tersebut mengantarkannya mewakili Bantul pada tingkat provinsi dan berhasil meraih Juara III kategori ASN Inspiratif Madrasah Aliyah (MA) tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta. Penghargaan tingkat provinsi itu diserahkan pada Selasa (29/9/2026) di Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY.
Namun, jejak Riyadi tidak hanya terbaca melalui penghargaan. Sebagai guru Seni Budaya, ia berupaya menghadirkan pembelajaran seni sebagai ruang bagi siswa untuk mengasah kreativitas, membangun kepercayaan diri, belajar bekerja sama, dan menghargai proses. Baginya, seni bukan sekadar keterampilan menghasilkan karya, melainkan juga sarana menanamkan nilai kehidupan dan menghubungkan generasi muda dengan akar budayanya.
Pengabdiannya juga menjangkau lingkungan pendidikan tinggi. Riyadi mengajar karawitan gaya Surakarta di Unit Kesenian Jawa Gaya Surakarta Universitas Gadjah Mada (UGM). Pengalaman berkesenian yang dijalaninya bahkan pernah membawanya menjadi pengajar dan narasumber gamelan di National University of Singapore (NUS) pada 2019. Kiprah tersebut memperlihatkan bahwa seni tradisi Jawa memiliki ruang untuk terus dipelajari dan diperkenalkan hingga lingkungan akademik internasional.
Di dunia literasi, Riyadi turut mengambil peran dalam merawat ingatan kebudayaan melalui tulisan. Salah satu karyanya, buku Wayang Dupara Lakon Ratu Kalinyamat yang terbit pada 2024, menghadirkan kisah wayang Dupara dalam dua bahasa. Melalui karya tersebut, ia berupaya memperkenalkan kembali tradisi pewayangan yang belum banyak dikenal sekaligus menyampaikan nilai keberanian, kepemimpinan, dan kecintaan terhadap tanah air kepada pembaca masa kini.
Rangkaian kiprah itu menunjukkan bahwa ruang pengabdian seorang guru dapat melampaui batas kelas. Pengetahuan dibagikan melalui pembelajaran, nilai budaya dirawat lewat karawitan dan komposisi musik, sementara gagasan serta warisan tradisi dihidupkan melalui karya tulis. Semua bergerak dalam satu benang merah: pendidikan, kreativitas, dan kebudayaan yang saling menguatkan.
Bagi MAN 2 Bantul, sorotan media nasional melalui Radar Jogja menjadi momentum untuk memperkenalkan kontribusi pendidik madrasah kepada masyarakat yang lebih luas. Prestasi Riyadi sekaligus menghadirkan pesan bahwa guru memiliki kesempatan untuk terus bertumbuh, mengembangkan potensi, dan memberi dampak positif tanpa meninggalkan tanggung jawab utamanya sebagai pendidik.
Perjalanan tersebut tentu bukan akhir dari sebuah pencapaian. Penghargaan menjadi penyemangat, publikasi menjadi ruang apresiasi, dan setiap karya menjadi bagian dari pengabdian yang terus berlanjut. Lebih dari sekadar dikenal karena prestasi, tantangan berikutnya adalah memastikan setiap kemampuan yang dimiliki dapat membuka ruang belajar, menginspirasi sesama, dan menjaga kebudayaan tetap hidup di tengah perubahan zaman.
Dari madrasah, ia mendidik. Dari seni, ia merawat tradisi. Melalui tulisan, ia menghidupkan ingatan. Dan lewat prestasi, Riyadi Setyawan menunjukkan bahwa pengabdian seorang guru dapat menjelma menjadi perjalanan panjang yang menginspirasi. (rys)
Sumber utama: [Radar Jogja — Lebih Dekat dengan Riyadi Setyawan, Juara Satu Guru Inspiratif Madrasah Tingkat Kabupaten Bantul](https://radarjogja.jawapos.com/sosok/2610040002/lebih-dekat-dengan-riyadi-setyawan-juara-satu-guru-inspiratif-madrasah-tingkat-kabupaten-bantul)






