Bantul (MAN 2 Bantul) – Dalam upaya meningkatkan keterampilan teknologi informasi dan komunikasi siswa, Tri Nuryanti, guru MAN 2 Bantul, melaksanakan pendampingan penyusunan tugas akhir bagi siswa kelas XII yang mengikuti Program Pendidikan Terapan Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (PRODISTIK) bekerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membantu siswa menyelesaikan tugas akhir sekaligus mengembangkan kompetensi digital sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan pada Senin (12/10/2026).
Pendampingan tersebut bertujuan membantu siswa menyusun dan menyelesaikan tugas akhir secara terarah, sistematis, dan sesuai dengan ketentuan program. Melalui kegiatan ini, siswa mendapatkan kesempatan untuk berkonsultasi mengenai perkembangan karya, menyampaikan kendala yang dihadapi, serta memperoleh masukan untuk menyempurnakan hasil pekerjaan mereka.
Dalam proses pembimbingan, Tri Nuryanti mendorong siswa agar lebih aktif, teliti, dan bertanggung jawab terhadap tugas akhir masing-masing. Penyusunan tugas akhir tidak hanya menuntut kemampuan teknis, tetapi juga membutuhkan kedisiplinan, kreativitas, ketekunan, serta kemampuan mengelola waktu. Oleh karena itu, siswa diharapkan mampu menjalani setiap tahapan pengerjaan dengan sungguh-sungguh hingga karya yang disusun dapat diselesaikan secara optimal.
PRODISTIK merupakan program pendidikan terapan di bidang teknologi informasi dan komunikasi yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal serta mengembangkan keterampilan digital. Melalui program ini, siswa diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam bentuk karya atau proyek yang bermanfaat.
Penyusunan tugas akhir menjadi salah satu kesempatan bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan yang telah dipelajari selama mengikuti program. Dalam proses tersebut, siswa dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis, memecahkan masalah, menyusun perencanaan, serta menghasilkan karya sesuai dengan bidang yang ditekuni.
Tri Nuryanti juga memberikan dorongan agar siswa tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan. Setiap kendala dalam proses pengerjaan hendaknya dijadikan sebagai kesempatan untuk belajar dan memperbaiki kemampuan. Siswa perlu membiasakan diri mencari solusi, terbuka terhadap saran, serta melakukan evaluasi terhadap hasil pekerjaan agar kualitas karya semakin baik.
Selain meningkatkan kompetensi teknologi informasi, kegiatan pembimbingan ini turut menanamkan nilai kemandirian dan tanggung jawab akademik. Siswa diharapkan mampu menyelesaikan tugas akhir melalui usaha sendiri dengan tetap memanfaatkan arahan dan masukan dari pembimbing. Sikap jujur, disiplin, dan konsisten menjadi bagian penting dalam menghasilkan karya yang berkualitas.
Bagi MAN 2 Bantul, pendampingan tugas akhir PRODISTIK menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pengembangan potensi siswa di bidang teknologi digital. Kemampuan teknologi informasi semakin dibutuhkan dalam dunia pendidikan, pekerjaan, dan kehidupan masyarakat. Oleh sebab itu, keterampilan yang diperoleh siswa selama mengikuti program diharapkan dapat menjadi modal berharga untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.
Melalui bimbingan Tri Nuryanti, siswa kelas XII MAN 2 Bantul diharapkan semakin termotivasi untuk menyelesaikan tugas akhir dengan baik dan tepat waktu. Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah untuk membentuk generasi muda yang kreatif, adaptif, mandiri, dan siap menghadapi perkembangan teknologi.
Dengan semangat belajar dan pendampingan yang berkelanjutan, penyusunan tugas akhir PRODISTIK diharapkan tidak sekadar menjadi persyaratan penyelesaian program, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi siswa dalam mengembangkan keterampilan, memperluas wawasan, serta mempersiapkan diri menghadapi masa depan yang semakin erat dengan teknologi informasi dan komunikasi. (TN)






