Siswa kelas XII MAN 2 Bantul yang tergabung dalam Kelompok Sesi 1 secara intensif mengikuti kegiatan Bimbingan Persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk mata pelajaran Sosiologi pada Rabu (26/8/2026). Program ini diselenggarakan sebagai langkah strategis sekolah dalam memantapkan kesiapan akademik para peserta didik menjelang ujian. Sebanyak 26 siswa peminatan Sosiologi berpartisipasi aktif dalam sesi pendampingan khusus ini. Melalui bimbingan terarah, pihak madrasah berharap para siswa tidak hanya sekadar menghafal materi, tetapi juga mampu menguasai berbagai konsep dasar hingga kompleks dengan pemahaman yang jauh lebih mendalam.
Kegiatan bimbingan akademik ini dipandu dan disampaikan secara langsung oleh Sri Suhartun, guru pengampu mata pelajaran Sosiologi di MAN 2 Bantul. Proses pembelajaran dipusatkan di Masjid At Taāawun Lantai 2 MAN 2 Bantul dan berlangsung selama dua jam penuh, tepatnya mulai pukul 10.05 hingga 12.05 WIB. Pemilihan tempat yang memadai dan tenang tersebut memberikan suasana belajar yang kondusif bagi para siswa, sehingga mereka dapat berdiskusi dan berkonsentrasi secara maksimal sepanjang jalannya kegiatan tanpa gangguan dari aktivitas luar.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan materi inti Sosiologi yang dirancang sesuai dengan standar kisi-kisi TKA. Setelah pendalaman materi diselesaikan, para peserta diminta mengerjakan lembar latihan soal secara mandiri. Tahapan pengerjaan mandiri ini ditujukan untuk mengukur sejauh mana tingkat pemahaman masing-masing siswa, sekaligus melatih ketelitian serta adaptasi mereka terhadap variasi bentuk soal yang berpotensi muncul dalam tes yang sesungguhnya. Metode ini terbukti efektif dalam melatih manajemen waktu siswa saat menyelesaikan soal-soal berstandar tinggi.
Setelah sesi latihan mandiri usai, agenda dilanjutkan dengan pembahasan soal secara interaktif dan komprehensif antara guru dan peserta didik. Dalam sesi ini, Sri Suhartun membedah satu per satu jawaban, menguraikan konsep sosiologis yang melatarbelakanginya, serta memberikan kiat praktis dalam menganalisis soal. Para siswa diberikan ruang seluas-luasnya untuk menyampaikan argumen jawaban mereka, mengajukan pertanyaan, hingga mendiskusikan topik-topik yang dirasa masih rumit. Diskusi terbuka ini bertujuan untuk mengidentifikasi kekeliruan pemahaman sejak dini sekaligus memperbaikinya secara bersama-sama.
Penyelenggaraan bimbingan persiapan TKA Sosiologi ini didasari oleh kesadaran akan pentingnya kesiapan mental dan akademis bagi siswa kelas XII yang berada di masa transisi krusial. Mengingat TKA membutuhkan tidak hanya penguasaan teori tetapi juga ketangkasan dalam menganalisis kasus, latihan yang terstruktur menjadi kebutuhan mutlak. Melalui pembiasaan mengerjakan soal-soal standar TKA, para siswa terlatih untuk berpikir kritis, teliti, serta makin efisien dalam memanfaatkan durasi waktu ujian yang terbatas.
Ā Ā 
Melalui program pendampingan yang berkesinambungan ini, MAN 2 Bantul optimistis dapat mencetak lulusan yang siap bersaing secara akademis. Sinergi antara pemaparan materi, latihan mandiri, dan pembahasan interaktif diharapkan mampu mendongkrak motivasi belajar serta rasa percaya diri para siswa. Pendampingan terpadu ini menjadi wujud komitmen nyata sekolah dalam mengawal potensi peserta didik secara maksimal, sehingga mereka tidak hanya siap menghadapi tantangan tes, tetapi juga mampu meraih pencapaian hasil belajar yang optimal. (SS)






