Langkah Kecil, Dampak Besar! Kelas X F Kompak Dukung MAN 2 Bantul Menuju Adiwiyata

Bantul (MAN 2 Bantul) — Semangat menuju Adiwiyata terus ditumbuhkan di MAN 2 Bantul melalui berbagai kegiatan nyata yang melibatkan peserta didik. Pada Senin (24/8/2026), siswa kelas X F mengikuti kegiatan perwalian pukul 07.30–08.00 WIB dengan agenda pembuatan dan pengumpulan ecobrick kepada wali kelas, Khuzaifah.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembiasaan peduli lingkungan sekaligus bagian dari upaya menyongsong pelaksanaan program Adiwiyata di MAN 2 Bantul. Melalui ecobrick, siswa diajak untuk lebih mengenali pentingnya mengurangi dan mengelola sampah plastik secara bertanggung jawab.

Dalam kegiatan perwalian tersebut, siswa membawa ecobrick yang telah dibuat untuk kemudian dikumpulkan kepada Khuzaifah selaku wali kelas X F. Aktivitas sederhana ini menjadi sarana pembelajaran kontekstual karena siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang lingkungan, tetapi juga terlibat langsung dalam aksi nyata.

Khuzaifah menyampaikan bahwa kegiatan ecobrick merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan dampak positif apabila dilakukan secara konsisten. Menurutnya, pembiasaan peduli lingkungan perlu dimulai dari lingkungan terdekat, termasuk kelas dan kehidupan sehari-hari siswa.

Ecobrick bukan sekadar kegiatan membuat botol berisi sampah plastik. Lebih dari itu, siswa belajar tentang tanggung jawab, kepedulian terhadap lingkungan, dan pentingnya mengurangi sampah yang kita hasilkan,” ungkap Khuzaifah.

Ia juga mengajak siswa kelas X F untuk menjadikan kegiatan tersebut sebagai kebiasaan positif. Setiap siswa diharapkan semakin sadar dalam memilah, mengurangi, dan mengelola sampah sehingga lingkungan madrasah tetap bersih, sehat, dan nyaman.

Antusiasme siswa terlihat ketika mereka menyerahkan hasil ecobrick kepada wali kelas. Kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk membangun kekompakan kelas dalam mendukung program lingkungan madrasah.

Program ecobrick sejalan dengan semangat MAN 2 Bantul dalam mempersiapkan diri menuju Adiwiyata Level 2 tingkat Provinsi DIY. Berbagai kegiatan yang melibatkan siswa diharapkan dapat memperkuat budaya peduli dan berbudaya lingkungan di seluruh warga madrasah.

Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, memberikan apresiasi terhadap inisiatif dan keterlibatan siswa kelas X F. Menurutnya, program Adiwiyata akan berhasil apabila seluruh warga madrasah memiliki kesadaran dan mengambil peran secara aktif. “Kami mengapresiasi kegiatan yang dilakukan kelas X F. Gerakan peduli lingkungan harus dimulai dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara bersama-sama dan konsisten. Ecobrick menjadi salah satu contoh aksi nyata siswa dalam mendukung budaya lingkungan di madrasah,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada momentum tertentu, tetapi dapat menjadi kebiasaan yang terus dilakukan. Siswa diharapkan mampu menerapkan perilaku ramah lingkungan tidak hanya di madrasah, tetapi juga di rumah dan lingkungan masyarakat.

Melalui kegiatan perwalian yang dikemas dengan aksi lingkungan, siswa kelas X F menunjukkan bahwa songsong Adiwiyata bukan sekadar persiapan administratif, melainkan gerakan bersama melalui tindakan nyata. Dari satu botol ecobrick, tumbuh kesadaran untuk menjaga bumi dan membangun madrasah yang semakin hijau, bersih, sehat, dan berkelanjutan. (khz)

Share ke sosial media
Tags:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by
Scroll to Top