Bantul (MAN 2 Bantul) — Semangat siswa kelas XII MAN 2 Bantul dalam mempersiapkan tugas akhir semakin kuat melalui kegiatan Sarasehan Tugas Akhir Kelas XII bersama Program Pendidikan Terapan dalam bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (PRODISTIK) ITS Surabaya. Kegiatan berlangsung pada Kamis (20/8/2026), pukul 13.00–15.00 WIB, bertempat di Ruang Otomotif MAN 2 Bantul.
Sarasehan menghadirkan Tyas Ajeng Nastiti, dosen ITS Surabaya, sebagai narasumber. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi siswa kelas XII untuk mendapatkan pembekalan mengenai proses penyusunan tugas akhir, khususnya dalam membuat karya tulis yang sistematis, kreatif, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam kegiatan tersebut, siswa mendapatkan wawasan tentang pentingnya menentukan ide dan topik yang sesuai, menyusun kerangka karya, melakukan pengumpulan informasi, serta mengembangkan gagasan menjadi sebuah karya tulis. Pembekalan ini diharapkan dapat membantu siswa mempersiapkan tugas akhir dengan lebih terarah.
Tyas Ajeng Nastiti juga memberikan motivasi kepada peserta agar tidak menganggap tugas akhir hanya sebagai kewajiban akademik. Sebaliknya, proses penyusunan karya dapat menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, literasi, komunikasi, dan pemecahan masalah.
Sarasehan berlangsung dalam suasana interaktif. Siswa kelas XII tampak menyimak pemaparan dan mengikuti diskusi dengan antusias. Berbagai pertanyaan dan gagasan muncul selama kegiatan, terutama berkaitan dengan bagaimana menemukan topik yang menarik serta mengembangkan ide menjadi karya yang memiliki nilai manfaat.
Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara MAN 2 Bantul dan ITS Surabaya dalam mendukung pengembangan kompetensi peserta didik. Melalui PRODISTIK, siswa mendapatkan pengalaman pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga menghasilkan karya sebagai bentuk penerapan kompetensi yang telah dipelajari.
Bagi siswa kelas XII, pembekalan ini menjadi momentum penting karena mereka sedang berada pada tahap akhir pendidikan di madrasah. Kemampuan menyusun karya tulis diharapkan dapat menjadi bekal ketika melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun memasuki dunia kerja.
Kepala MAN 2 Bantul, Nur Hasanah Rahmawati, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pendampingan dari perguruan tinggi menjadi nilai tambah bagi siswa dalam menyelesaikan tugas akhir secara berkualitas. “Kami mengapresiasi kegiatan sarasehan bersama ITS Surabaya ini. Siswa kelas XII perlu mendapatkan pembekalan yang kuat agar mampu menghasilkan karya yang tidak hanya selesai sebagai tugas, tetapi juga menunjukkan kreativitas, kemampuan berpikir, dan kompetensi mereka,” ungkapnya.

Ia berharap kolaborasi antara MAN 2 Bantul dan ITS dapat terus dikembangkan dalam berbagai kegiatan pendidikan. Menurutnya, sinergi dengan perguruan tinggi memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengenal standar akademik dan budaya belajar yang lebih luas.
Melalui Sarasehan Tugas Akhir ini, siswa kelas XII MAN 2 Bantul semakin siap menuangkan ide menjadi karya. Dengan bimbingan akademisi, dukungan madrasah, serta semangat berkarya, tugas akhir diharapkan menjadi pengalaman belajar yang bermakna sekaligus menjadi bukti nyata kompetensi siswa dalam bidang PRODISTIK. (khz)






