Ketua Tim Prodistik ITS Surabaya Apresiasi Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran di MAN 2 Bantul

Bantul (MAN 2 Bantul) – MAN 2 Bantul terus mendorong peningkatan kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan melalui pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sharing Session Pemanfaatan AI dalam Pembelajaran yang digelar pada Kamis (20/8/2026) di Aula MAN 2 Bantul.

Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua Tim Prodistik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Dr. Dra. Isnaini Zain, M.Si., bersama Tyas Ajeng Nastiti, S.Ds. dan Rizaldi Hakim Ash Shiddieq, S.T., M.T. Sharing session diikuti oleh Guru dan Tenaga Kependidikan MAN 2 Bantul.

Dalam sambutannya, Dr. Dra. Isnaini Zain, M.Si. mengapresiasi inisiatif MAN 2 Bantul dalam meningkatkan kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan, khususnya dalam memahami dan memanfaatkan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung pembelajaran.

Beliau menekankan bahwa AI seharusnya ditempatkan sebagai alat bantu, bukan sebagai pengganti manusia dalam proses pendidikan. Menurutnya, teknologi AI dapat dimanfaatkan untuk membantu guru maupun siswa dalam berbagai aktivitas pembelajaran, tetapi tetap diperlukan peran manusia dalam berpikir, berkreasi, mengambil keputusan, dan menghasilkan karya.

“AI itu hanya sebagai alat, bukan untuk menggantikan manusia,” ungkapnya dalam kegiatan tersebut.

Lebih lanjut, Dr. Isnaini memberikan contoh dalam pembuatan desain grafis. Meskipun saat ini AI mampu menghasilkan berbagai desain secara cepat, siswa tetap perlu dikenalkan dan dibiasakan menggunakan aplikasi desain grafis seperti CorelDRAW atau aplikasi sejenis.

Menurutnya, penggunaan aplikasi desain secara langsung akan memberikan ruang bagi siswa untuk menuangkan ide, kreativitas, dan sentuhan personal dalam menghasilkan sebuah karya. Dengan demikian, karya yang dihasilkan tidak sepenuhnya bergantung pada AI.

Kalau dalam pembuatan desain grafis, siswa tetap perlu menggunakan Corel atau aplikasi sejenisnya. Jadi tetap ada sentuhan kreasi dari siswa, bukan semuanya dibuat oleh AI,” jelasnya.

Kegiatan sharing session ini menjadi momentum bagi Guru dan Tenaga Kependidikan MAN 2 Bantul untuk memperluas wawasan mengenai perkembangan AI sekaligus memahami bagaimana teknologi tersebut dapat dimanfaatkan secara bijak, kreatif, dan bertanggung jawab dalam dunia pendidikan.

Melalui kegiatan ini, MAN 2 Bantul diharapkan semakin siap menghadapi perkembangan teknologi pembelajaran, dengan tetap menempatkan kreativitas, kompetensi, dan peran manusia sebagai bagian utama dalam proses pendidikan. (ith)

Share ke sosial media
Tags:

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Powered by
Scroll to Top