Bantul (MAN 2 Bantul) – Siswa kelas X Program Keterampilan Otomotif MAN 2 Bantul mulai mengenali dunia otomotif secara lebih dekat melalui kegiatan praktik langsung. Kegiatan pembelajaran lapangan perdana ini dilaksanakan pada Selasa (18/8/2026), bertempat di Bengkel Otomotif MAN 2 Bantul. Pengalaman ini menjadi momentum krusial bagi para siswa baru untuk memahami bahwa Keterampilan Otomotif tidak hanya dipelajari melalui teori ilmiah di dalam kelas, melainkan harus dibuktikan melalui keterlibatan langsung di lapangan.
Sebanyak puluhan siswa kelas X jurusan Keterampilan Otomotif tampak memenuhi area bengkel sekolah dengan mengenakan seragam praktik lengkap. Pembelajaran berbasis praktik ini dihadirkan sebagai sarana pembelajaran yang interaktif, menarik, sekaligus menantang. Langkah ini diambil guna menjembatani pemahaman konseptual dengan kebutuhan aktual di dunia industri. Melalui pengalaman hands-on ini, para siswa diajak untuk mengenali berbagai peralatan kerja (hand tools dan power tools), memahami komponen dasar kendaraan, serta menguasai prosedur keselamatan kerja yang standar.
Proses kegiatan diawali dengan sesi pengarahan (briefing) dan instruksi keselamatan oleh guru pengampu program otomotif. Guru memberikan demonstrasi awal mengenai tata cara penggunaan alat penunjang dan pembongkaran komponen dasar. Setelah itu, para siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil untuk mempraktikkan langsung materi yang telah dijelaskan. Pembelajaran tak sekadar berfokus pada keahlian mekanis, melainkan juga diarahkan untuk menumbuhkan ketelitian, kedisiplinan, tanggung jawab, serta keberanian siswa dalam mencoba hal-hal baru di bidang teknik.
Angga dan Ricky, dua di antara siswa kelas X Keterampilan Otomotif, mengikuti jalannya praktik dengan antusias tinggi. Keduanya tampak bersemangat menyerap setiap arahan guru dan mencoba memahami tahapan pengerjaan secara runtut.
“Ini adalah pengalaman pertama yang sangat berkesan bagi kami. Memegang peralatan bengkel secara langsung dan memahami fungsinya membuat materi pelajaran terasa lebih jelas dan menyenangkan,” ujar Angga di sela-sela kegiatan praktiknya.
Pihak madrasah menegaskan bahwa praktik langsung memberikan kesempatan emas bagi siswa untuk menghubungkan teori ilmiah dengan kondisi nyata di lingkungan kerja kelak. Pembelajaran Keterampilan Otomotif di MAN 2 Bantul memang dirancang agar tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi tekstual, melainkan berfokus pada pembentukan kompetensi, etika, dan karakter kerja yang berstandar industri.
Melalui kegiatan praktik yang akan diselenggarakan secara rutin dan berkelanjutan, para siswa diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri, terampil, serta memiliki kesiapan matang—baik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi maupun saat diterjunkan ke dunia kerja. Praktik perdana ini resmi menjadi langkah awal yang kokoh bagi siswa kelas X MAN 2 Bantul dalam mengarungi perjalanan panjang mendalami dunia otomotif profesional. (masbro)






