Bantul (MAN 2 Bantul) – Sebagai langkah awal untuk memastikan kelancaran Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP), mahasiswa Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) An Nur Yogyakarta melaksanakan kegiatan koordinasi intensif bersama para guru pamong di MAN 2 Bantul pada Selasa (28/7/2026). Pertemuan yang berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan ini dirancang khusus untuk menyelaraskan visi, misi, serta teknis pelaksanaan kegiatan di lingkungan penempatan masing-masing.
Fokus utama dalam kegiatan koordinasi ini adalah pembahasan rancangan program kerja (proker) yang akan diimplementasikan oleh para mahasiswa selama masa penempatan. Kehadiran guru pamong MAN 2 Bantul menjadi elemen krusial untuk memberikan arahan, masukan substantif, serta membantu penyesuaian kurikulum maupun kegiatan ekstrakurikuler agar program yang dirancang benar-benar selaras dengan kebutuhan siswa dan lembaga setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Kelompok Mahasiswa PLP IIQ An Nur menyampaikan bahwa arahan dan bimbingan dari guru pamong merupakan kompas utama bagi mereka selama berada di lapangan. Pihaknya sangat mengharapkan bimbingan, kritik, dan saran konstruktif dari para guru pamong agar program yang dirancang tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga memberikan dampak nyata serta kebermanfaatan yang berkelanjutan bagi seluruh siswa MAN 2 Bantul.
Sementara itu, pihak guru pamong MAN 2 Bantul menyambut hangat inisiatif proaktif yang ditunjukkan oleh para mahasiswa sejak dini. Selain mengapresiasi semangat kolaborasi yang terbangun, guru pamong juga berpesan agar para mahasiswa dapat beradaptasi secara cepat dengan kultur madrasah, senantiasa menjaga kedisiplinan, serta mampu menghadirkan inovasi dalam metode pengajaran maupun pendampingan keagamaan.
Melalui koordinasi awal yang solid ini, diharapkan sinergi antara akademisi kampus IIQ An Nur dan praktisi lapangan di MAN 2 Bantul dapat terjalin dengan kuat. Kolaborasi ini diyakini menjadi sarana efektif bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu teoretis sekaligus mencetak pengalaman praktis yang berharga sebagai calon pendidik masa depan.






